Tingkatkan Produktifitas Lahan, Wabup Lamandau Resmikan Program Mina Padi
Kamis, 15 Oktober 2020 - 09:30 WIB
Riko berharap ke depan program tersebut dapat dikembangkan di semua wilayah Lamandau dengan melihat potensi sawah yang dimiliki di masing-masing daerah. “Sesuai visi misi kita, program ini menjadi salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di bidang pertanian,” kata Riko.
Ia juga menyampaikan agar seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terus berinovasi untuk kemajuan Kabupaten Lamandau sesuai bidangnya masing-masing. “Kita dorong seluruh OPD untuk melaksanakan program-program yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat, semoga program dari Distanakan ini mebjadi motivasi dinas/badan lainnya untuk berinovasi.”
Sementara itu, Kepala Distakan Lamandau Tiryan Kuderon kepada mengatakan, program mina padi sudah lama dikembangkan di indonesia dan telah diakui oleh Organisasi pangan dan pertanian dunia (FAO) menjadi program yang potensial.
“Program ini akan dikembangkan oleh 193 negara, menjadi kebanggaan kita sebagai pelopor mina padi ini, namun sayang di dalam negeri sendiri belum di kembangkan secara maksimal ditingkat daerah,” ungkap Kuderon.
Oleh karena itu, program mina padi akan mulai dikembangkan di Kabupaten Lamandau pada 2021 mendatang. “Kami akan mulai kembangkan di tiga kecamatan yang ada di Kabupaten Lamandau mulai tahun depan (2021), tentunya dengan melihat potensi sawah dan pertanian di lokasi pengembangannya.”
Ia juga menyampaikan agar seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terus berinovasi untuk kemajuan Kabupaten Lamandau sesuai bidangnya masing-masing. “Kita dorong seluruh OPD untuk melaksanakan program-program yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat, semoga program dari Distanakan ini mebjadi motivasi dinas/badan lainnya untuk berinovasi.”
Sementara itu, Kepala Distakan Lamandau Tiryan Kuderon kepada mengatakan, program mina padi sudah lama dikembangkan di indonesia dan telah diakui oleh Organisasi pangan dan pertanian dunia (FAO) menjadi program yang potensial.
“Program ini akan dikembangkan oleh 193 negara, menjadi kebanggaan kita sebagai pelopor mina padi ini, namun sayang di dalam negeri sendiri belum di kembangkan secara maksimal ditingkat daerah,” ungkap Kuderon.
Oleh karena itu, program mina padi akan mulai dikembangkan di Kabupaten Lamandau pada 2021 mendatang. “Kami akan mulai kembangkan di tiga kecamatan yang ada di Kabupaten Lamandau mulai tahun depan (2021), tentunya dengan melihat potensi sawah dan pertanian di lokasi pengembangannya.”
Lihat Juga :