Jangan Sampai Distrik Sentani Alami Kekurangan Pangan Lokal
Rabu, 06 Mei 2020 - 21:16 WIB
Kepala Distrik Sentani Sentani Timur Stefen Wally mengatakan, dengan adanya penambahan pembatasan waktu selama 28 hari ke depan oleh Pemerintah Provinsi Papua,
SENTANI - Kepala Distrik Sentani Sentani Timur Stefen Wally mengatakan, dengan adanya penambahan pembatasan waktu selama 28 hari ke depan oleh Pemerintah Provinsi Papua, perlu diantisiapsi adanya kekurangan ketahanan pangan di daerah hingga distrik dan kampung.
Oleh sebab itu, kata Wally, sesuai dengan instruksi Bupati Jayapura, masyarakat harus kembali untuk mengelola potensi Sumber Daya Alam (SDA) yang merupakan potensi dan kearifan lokal di masing-masing kampung sangat dipenting untuk dilakukan.
“Sebagai pimpinan wilayah, kami sudah mengimbau dan juga menyosilisaskan kepada seluruh masyarakat di daerah ini, bahkan jauh-jauh hari sudah ada masyarakat yang mengelola potensi kearifan lokal mereka di masing-masing kampung,” ujar Stefen di kantornya usai menerima kunjunga kerja dari Majelis Rakyat Papua (MRP), Rabu (6/5/2020).
Menurutnya, dalam proses penanganan penyebaran virus Korona saat ini, semua orang belum tahu kapan akan berakhir. Dan saat ini masih banyak yang bergantung kepada bantuan sembako yang disalurkan oleh Pemerintah Daerah maupun pihak-pihak lain yang merasa terpanggil untuk saling membantu.
Oleh sebab itu, kata Wally, sesuai dengan instruksi Bupati Jayapura, masyarakat harus kembali untuk mengelola potensi Sumber Daya Alam (SDA) yang merupakan potensi dan kearifan lokal di masing-masing kampung sangat dipenting untuk dilakukan.
“Sebagai pimpinan wilayah, kami sudah mengimbau dan juga menyosilisaskan kepada seluruh masyarakat di daerah ini, bahkan jauh-jauh hari sudah ada masyarakat yang mengelola potensi kearifan lokal mereka di masing-masing kampung,” ujar Stefen di kantornya usai menerima kunjunga kerja dari Majelis Rakyat Papua (MRP), Rabu (6/5/2020).
Menurutnya, dalam proses penanganan penyebaran virus Korona saat ini, semua orang belum tahu kapan akan berakhir. Dan saat ini masih banyak yang bergantung kepada bantuan sembako yang disalurkan oleh Pemerintah Daerah maupun pihak-pihak lain yang merasa terpanggil untuk saling membantu.
Lihat Juga :