Efek PSBB COVID-19, Harga Kebutuhan Pokok di Gresik Turun
Rabu, 06 Mei 2020 - 11:19 WIB
Kepala Disko UKM dan Indag Gresik Agus Budiono mengatakan, salah satu indokator turunnya harga kebutuhan pokok adalah penerapan PSBB. Berkurangnya pembeli yang datang langsung ke pasar. “Sebagian besar harga kebutuhan pokok menjadi semakin murah,” kata dia, Rabu (6/5/2020).
Dia menjelaskan, ketersediaan sembako saat ini lebih dari cukup. Selain itu, juga sedang panen palawija.
Agus menyampaikan, pemantauan agen sembako dan toko swalayan di Gresik terus dilakukan. Memastikan kebutuhan beberapa bulan kedepan tercukupi. Juga, memantau perkembangan harga di pasar.
“Selain fokus memantau stok dan harga, kami juga meminta kepada agen untuk tetap melengkapi protokol kesehatan. Karena kalau ada yang terjangkit COVID-19 dampaknya akan ditutup sementara,” kata dia.
Salah satu pedagang di pasar Gresik Sumiati, mengaku selama PSBB ini omzetnya menurun drastis hingga 70%. Jarang pembeli yang datang ke pasar. “Iya sepi pembeli, mungkin dikira tutup,” kata dia.
Dia menjelaskan, ketersediaan sembako saat ini lebih dari cukup. Selain itu, juga sedang panen palawija.
Agus menyampaikan, pemantauan agen sembako dan toko swalayan di Gresik terus dilakukan. Memastikan kebutuhan beberapa bulan kedepan tercukupi. Juga, memantau perkembangan harga di pasar.
“Selain fokus memantau stok dan harga, kami juga meminta kepada agen untuk tetap melengkapi protokol kesehatan. Karena kalau ada yang terjangkit COVID-19 dampaknya akan ditutup sementara,” kata dia.
Salah satu pedagang di pasar Gresik Sumiati, mengaku selama PSBB ini omzetnya menurun drastis hingga 70%. Jarang pembeli yang datang ke pasar. “Iya sepi pembeli, mungkin dikira tutup,” kata dia.
(nth)
Lihat Juga :