Tangis Haru Tenaga Kesehatan Jatim Hantar Jenazah Rekannya
Minggu, 04 Oktober 2020 - 01:43 WIB
Diduga, almarhum terpapar COVID-19 saat memberikan pelayanan kesehatan di Puskesmas Barengkrajan. Selain terpapar COVID-19 , almarhum juga memiliki penyakit penyerta, sehingga semakin memperparah sakitnya.
(Baca juga: Miris, 3 Wanita Tewas Dilindas Truk Pengangkut Kelapa )
Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Persatuan Perawat Nasional Indonesia (DPW PPNI) Jatim, Nursalam mengaku sangat prihatin atas gugurnya perawat akibat COVID-19 . "Tingginya aktivitas perawat yang terus berinteraksi dengan pasien, menjadi penyebab banyaknya perawat yang tertular COVID-19 ," tegasnya.
Guru besar keperawatan ini juga menyebutkan, lamanya waktu pergantian aktivitas bekerja bagi para perawat, membuat kondisi fisiknya lemah sehingga menjadi rentan terpapar COVID-19 .
Selain membantu penuh alat pelindung diri (APD) untuk perawat, dia mendesak rumah sakit dan pemerintah memperhatikan kondisi fisik dan jam bekerja para perawat. Hal ini bertujuan menekan perawat rentang terpapar COVID-19 .
(Baca juga: Miris, 3 Wanita Tewas Dilindas Truk Pengangkut Kelapa )
Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Persatuan Perawat Nasional Indonesia (DPW PPNI) Jatim, Nursalam mengaku sangat prihatin atas gugurnya perawat akibat COVID-19 . "Tingginya aktivitas perawat yang terus berinteraksi dengan pasien, menjadi penyebab banyaknya perawat yang tertular COVID-19 ," tegasnya.
Guru besar keperawatan ini juga menyebutkan, lamanya waktu pergantian aktivitas bekerja bagi para perawat, membuat kondisi fisiknya lemah sehingga menjadi rentan terpapar COVID-19 .
Selain membantu penuh alat pelindung diri (APD) untuk perawat, dia mendesak rumah sakit dan pemerintah memperhatikan kondisi fisik dan jam bekerja para perawat. Hal ini bertujuan menekan perawat rentang terpapar COVID-19 .
Lihat Juga :