233 Personel Polisi Kawal Tahapan Kampanye Pilkada di Kabupaten Maros
Minggu, 27 September 2020 - 14:12 WIB
"Pada tahapan kampanye ini, kami melibatkan sepertiga kekuatan pers Polres Maros yakni sebanyak 233 personel, termasuk kantor KPU dan Bawaslu kami tempatkan personel pengamanan sebanyak masing-masing 15 personel, serta terdapat anggota kepolisian yang melekat di masing-masing pasangan calon bupati dan wakil bupati. Hal ini demi menghindari hal-hal yang tidak kita inginkan," ujarnya, Minggu (27/9/2020).
Menurut Musa, pilkada kali ini akan berbeda, karena selain mengamankan jalannya tahapan, pihaknya juga harus menjamin keselamatan masyarakat, agar tidak muncul klaster COVID-19 baru selama tahapan pilkada.
Baca juga: Utamakan Protokol Kesehatan, Hatikita Keren Manfaatkan Media Sosial
Kabag Ops Polres Maros, AKBP Muhammad Jifri berharap, selama pilkada tidak ada klaster COVID-19 baru yang muncul. Itu kata Jufri bisa terwujud jika seluruh pasangan calon bisa menghindari pengerahan massa pada tiap-tiap tahapan pilkada.
"Sesuai dengan arahan Bapak Mendagri pelaksanaan pilkada harus tetap mematuhi protokol kesehatan . Untuk itu setiap tahapan harus dilaksanakan dengan tetap bersama-sama disiplin melaksanakan protokol kesehatan, kami tidak akan segan segan menindak pelanggaran yang bisa memicu gangguan keamanan pada masa kampanye serta tahapan pilkada lainnya," pungkas Musa.
Menurut Musa, pilkada kali ini akan berbeda, karena selain mengamankan jalannya tahapan, pihaknya juga harus menjamin keselamatan masyarakat, agar tidak muncul klaster COVID-19 baru selama tahapan pilkada.
Baca juga: Utamakan Protokol Kesehatan, Hatikita Keren Manfaatkan Media Sosial
Kabag Ops Polres Maros, AKBP Muhammad Jifri berharap, selama pilkada tidak ada klaster COVID-19 baru yang muncul. Itu kata Jufri bisa terwujud jika seluruh pasangan calon bisa menghindari pengerahan massa pada tiap-tiap tahapan pilkada.
"Sesuai dengan arahan Bapak Mendagri pelaksanaan pilkada harus tetap mematuhi protokol kesehatan . Untuk itu setiap tahapan harus dilaksanakan dengan tetap bersama-sama disiplin melaksanakan protokol kesehatan, kami tidak akan segan segan menindak pelanggaran yang bisa memicu gangguan keamanan pada masa kampanye serta tahapan pilkada lainnya," pungkas Musa.
(luq)
Lihat Juga :