Pekon Masuk Desa Tertinggal di Lampung Barat, Dua Balita Dinyatakan Gagal Pertumbuhan

Selasa, 22 September 2020 - 14:20 WIB
Aliansyah, balita terindikasi stuntingdi Desa Pekon, Lampung Barat, digendong ibunya, Selasa (22/9/2020).Foto/iNews/Enrico Ngantung
LAMPUNG BARAT - Dua balita di Desa Pekon Pancur Mas, Lampung Barat, Lampung, dinyatakan terindikasi kondisi gagal pertumbuhan pada anak atau stunting saat di data melalui aplikasi Pencatatan Dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (e- PPGBM).

(Baca juga: Nyambi Jadi Bandar Judi Online, Petani Wajo Dibekuk Polisi)



Pekon Pancur Mas merupakan satu-satunya desa berstatus tertinggal yang ada di Lampung Barat. Lokasi desa yang berada di pegunungan, membuat masyarakat kesulitan mendapatkan layanan kesehatan.

(Baca juga: Sabu 2 Ons dalam Anus Kurir asal Medan Seharga Rp400 Juta)

Tak hanya itu, sanitasi yang buruk serta sulitnya mendapatkan air bersih di duga menjadi penyebab balita di pekon tersebut terindikasi stunting.

Salah satu dari dua balita yang di nyatakan suspek stunting adalah Aliansyah Saputra (3), anak dari pasangan bapak Ahmadi (52) dan ibu Muslina (19).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!