Jemput Bola, Tes Swab Dilakukan ke Rumah Warga di Surabaya
Sabtu, 19 September 2020 - 15:51 WIB
Risma sendiri mengaku sempat khawatir kepada warga yang sedang menjalani rawat jalan di rumah. Terutama jika warga itu tak disiplin menerapkan protokol kesehatan. "Yang mereka kita khawatir kalau mereka di rumah tidak bisa disiplin, maka kita tempatkan dia di Asrama Haji," ungkapnya. ( Baca: Viral, Dua Kelompok Massa Pesilat di Madiun Bentrok).
Saat ini, jumlah pasien yang menjalani perawatan di Asrama Haji lambat laun terus berkurang. Biasanya pasien yang menjalani perawatan di Hotel Asrama Haji bisa mencapai sekitar 600 orang. Namun, saat ini jumlahnya tinggal puluhan orang.
"Tetapi ini kemarin terakhir sudah kita tes (swab) 45 orang. Kalau hari ini hasilnya keluar (negatif), 45 orang ini sudah (boleh pulang). Jadi tinggal yang di rumah sakit itu yang ada komorbid-nya, jadi yang punya penyakit jantung, yang punya penyakit paru-paru," imbuhnya.
Saat ini, jumlah pasien yang menjalani perawatan di Asrama Haji lambat laun terus berkurang. Biasanya pasien yang menjalani perawatan di Hotel Asrama Haji bisa mencapai sekitar 600 orang. Namun, saat ini jumlahnya tinggal puluhan orang.
"Tetapi ini kemarin terakhir sudah kita tes (swab) 45 orang. Kalau hari ini hasilnya keluar (negatif), 45 orang ini sudah (boleh pulang). Jadi tinggal yang di rumah sakit itu yang ada komorbid-nya, jadi yang punya penyakit jantung, yang punya penyakit paru-paru," imbuhnya.
(nag)
Lihat Juga :