Pemprov Gorontalo Belajar Pengelolaan Wisata Duta COVID-19 Sulsel
Selasa, 15 September 2020 - 21:28 WIB
Mendapat apresiasi dari pusat, program wisata duta COVID-19 juga mulai dilirik daerah lain. Provinsi Gorontalo misalnya, secara khusus datang berkunjung ke Sulsel melakukan studi wawasan untuk belajar tata pengelolaan program wisata duta COVID-19 Sulsel.
Kedatangan pemerintah Provinsi (pemprov) Gorontalo itu dikonfirmasi Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sulsel, Muhammad Ichsan Mustari. "Tadi dari Provinsi Gorontalo telah datang belajar pengelolaan wisata duta COVID-19 Sulsel," ungkap Ichsan kepada SINDOnews, Selasa (15/9/2020).
Baca juga: Menko Perekonomian Minta DKI Jakarta Tiru Wisata COVID-19 Sulsel
Ichsan menjelaskan, program wisata duta COVID-19 merupakan inovasi Gubernur Sulsel . Dia menyebut, program wisata duta COVID-19 adalah program yang multifungsi. "Ini merupakan program yang multifungsi. Selain untuk memutuskan mata rantai penularan COVID-19, program ini juga berfungsi untuk menghasilkan edukator COVID-19 dari alumni program ini," tambahnya.
Dia melanjutkan, selama menjalani program ini, para peserta yang notabene berstatus OTG, diberi materi COVID-19 sebagai bahan edukasi bagi mereka. Di mana setelah selesai masa isolasi, mereka bertugas menyosialisasikannya kembali di masyarakat sekitar rumahnya atau lingkungannya.
Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Sulsel ini mengemukakan, program wisata duta COVID-19 tidak hanya sebagai upaya meningkatkan angka kesembuhan COVID-19. Di samping dari itu, juga sebagai langkah untuk memulihkan perekonomian akibat dampak COVID-19.
Kedatangan pemerintah Provinsi (pemprov) Gorontalo itu dikonfirmasi Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sulsel, Muhammad Ichsan Mustari. "Tadi dari Provinsi Gorontalo telah datang belajar pengelolaan wisata duta COVID-19 Sulsel," ungkap Ichsan kepada SINDOnews, Selasa (15/9/2020).
Baca juga: Menko Perekonomian Minta DKI Jakarta Tiru Wisata COVID-19 Sulsel
Ichsan menjelaskan, program wisata duta COVID-19 merupakan inovasi Gubernur Sulsel . Dia menyebut, program wisata duta COVID-19 adalah program yang multifungsi. "Ini merupakan program yang multifungsi. Selain untuk memutuskan mata rantai penularan COVID-19, program ini juga berfungsi untuk menghasilkan edukator COVID-19 dari alumni program ini," tambahnya.
Dia melanjutkan, selama menjalani program ini, para peserta yang notabene berstatus OTG, diberi materi COVID-19 sebagai bahan edukasi bagi mereka. Di mana setelah selesai masa isolasi, mereka bertugas menyosialisasikannya kembali di masyarakat sekitar rumahnya atau lingkungannya.
Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Sulsel ini mengemukakan, program wisata duta COVID-19 tidak hanya sebagai upaya meningkatkan angka kesembuhan COVID-19. Di samping dari itu, juga sebagai langkah untuk memulihkan perekonomian akibat dampak COVID-19.
Lihat Juga :