Jalan Tol di Rembang Tak Lewati Pesisir Pantura
Minggu, 13 September 2020 - 15:52 WIB
Karena jalan tol dibangun oleh investor, nilai investasi yang digelontorkan akan lama kembalinya, jika menggunakan jalur utara. Tapi di sisi lain, jika jalan tol membentang di pinggir laut, bisa berfungsi sebagai penahan gelombang, dan memiliki panorama keindahan yang mempesona.
“View lautnya bagus itu, tapi biaya konstruksi pembangunan menjadi mahal. Sedangkan mobil pribadi nggak begitu banyak, apalagi Kudus ke timur sampai Rembang. Investor keluar uang, kan pengin cepat kembali, “ tuturnya.
Manakala dibangun di jalur selatan Rembang, menurutnya biaya pembebasan lahan dan konstruksi, tidak semahal kalau berada di pinggir laut. Selain itu, lalu lintas harian (LHR) mobil pribadi jauh lebih ramai.
“Itu nanti kan nyambung dengan tol-tol kota besar, seperti Solo, Jogja, Madiun. Rembang nyambungnya sampai Tuban. Saya lihat dari Jawa Timur juga sudah ada RTRW nya. Jadi nanti pengguna jalan tol punya banyak pilihan, sehingga tidak semrawut, “ terang pejabat warga Desa Kabongan Kidul Rembang ini.
Lalu kapan pembebasan lahan untuk jalan tol Kudus – Pati – Rembang - Tuban, Sugiharto menegaskan hal itu kewenangan pemerintah pusat. “Informasi yang kami terima, detail desainnya (Ded-Red) sudah jadi. Bahkan sudah dipathok-pathok. Untuk pelaksanaan pembebasan lahan, akan terlihat dari situ, “ pungkasnya.(Baca juga : Digoyang Isu Pungli Izin Pentas Hiburan, Kadinbudpar Rembang Angkat Bicara )
“View lautnya bagus itu, tapi biaya konstruksi pembangunan menjadi mahal. Sedangkan mobil pribadi nggak begitu banyak, apalagi Kudus ke timur sampai Rembang. Investor keluar uang, kan pengin cepat kembali, “ tuturnya.
Manakala dibangun di jalur selatan Rembang, menurutnya biaya pembebasan lahan dan konstruksi, tidak semahal kalau berada di pinggir laut. Selain itu, lalu lintas harian (LHR) mobil pribadi jauh lebih ramai.
“Itu nanti kan nyambung dengan tol-tol kota besar, seperti Solo, Jogja, Madiun. Rembang nyambungnya sampai Tuban. Saya lihat dari Jawa Timur juga sudah ada RTRW nya. Jadi nanti pengguna jalan tol punya banyak pilihan, sehingga tidak semrawut, “ terang pejabat warga Desa Kabongan Kidul Rembang ini.
Lalu kapan pembebasan lahan untuk jalan tol Kudus – Pati – Rembang - Tuban, Sugiharto menegaskan hal itu kewenangan pemerintah pusat. “Informasi yang kami terima, detail desainnya (Ded-Red) sudah jadi. Bahkan sudah dipathok-pathok. Untuk pelaksanaan pembebasan lahan, akan terlihat dari situ, “ pungkasnya.(Baca juga : Digoyang Isu Pungli Izin Pentas Hiburan, Kadinbudpar Rembang Angkat Bicara )
(nun)
Lihat Juga :