AS-Eropa Siap Perlonggar Lockdown Agar Ekonomi Bergerak

Rabu, 15 April 2020 - 09:55 WIB
Negara-negara di Eropa mulai memperlonggar kebijakan lockdown. Ribuan toko di Austria kembali buka, terutama pusat perkebunan, perbelanjaan, dan warung-warung kecil. Bagaimanapun Pemerintah Austria mengimbau warga agar tetap menjaga jarak dan tidak berkumpul. Sampai berita ini diturunkan, peraturan agar masyarakat tidak meninggalkan rumah juga masih belum dicabut.

Selain Austria, negara Eropa lainnya juga memperlonggar lockdown. Spanyol membolehkan warganya kembali bekerja, sedangkan Denmark membolehkan anak-anak kembali sekolah.

Austria merupakan satu di antara negara yang pertama kali memberlakukan lockdown di Eropa bersamaan dengan Italia sekitar sebulan yang lalu. Austria menyatakan tingkat penularan mulai menurun akhir-akhir ini dengan total kasus 14.000 pasien.

Akhir pekan lalu, Kanselir Sebastian Kurz mengumumkan akan mencabut lockdown secara bertahap. Dalam sebuah surat terbuka, dia berharap Austria dapat melalui krisis ini secepatnya sehingga masyarakat dapat kembali hidup normal.

Sampai kemarin toko berukuran 400 meter persegi sudah diperbolehkan buka kembali. Adapun toko-toko besar kemungkinan akan dibuka pada 1 Mei nanti, sedangkan restoran dan hotel pada pertengahan Mei. Peraturan itu hanya berlaku jika kondisi sudah kembali kondusif.

Spanyol juga menyatakan tingkat penularan mulai melambat meski perkembangannya sedikit. Perdana Menteri Pedro Sanchez menegaskan, negaranya bisa memperlonggar isolasi wilayah jika terjadi kemajuan dalam perang melawan virus korona. (Muh Shamil)
(nth)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!