Arab Saudi Longgarkan Lockdown, Umrah Masih Dihentikan
Sabtu, 06 Juni 2020 - 07:49 WIB
loading...
Kakbah, situs suci umat Islam di Makkah, Arab Saudi, dikosongkan untuk mencegah penyebaran virus corona baru penyebab Covid-19. Foto/REUTERS/Gannoe Essa
A
A
A
RIYADH - Kebijakan lockdown yang dilakuan oleh Pemerintah Arab Saudi mulai dilonggarkan. Meski demikian pembatasan di dua masjid suci, Masjidilharam di Makkah dan Masjid Nabawi di Madinah dapat dicabut pada 21 Juni setelah peninjauan kembali situasi.
"Otoritas Saudi juga menyatakan Umrah dan semua penerbangan internasional akan tetap dihentikan hingga pemberitahuan lebih lanjut," papar laporan Arab News.
Penghentian Umrah dan penerbangan internasional memicu spekulasi bahwa Haji 2020 juga akan dihentikan di tengah berbagai pembatasan.
Beberapa laporan sebelumnya menyatakan sumber pejabat bahwa Haji 2020 tidak akan dibatalkan, tapi pemerintah Saudi berencana hanya mengizinkan delegasi pemerintah dari beberapa negara untuk pelaksanaan haji pada Juli 2020.
Kantor berita SPA menyatakan pada 31 Mei, jam malam di Saudi dilonggarkan kecuali Makkah. Pergerakan di berbagai kota dan dalam wilayah Saudi juga akan diizinkan.
"Pada 21 Juni, semua jam malam di Kerajaan akan dicabut dan salat di masjid Makkah akan diizinkan," ungkap laporan SPA.
"Pelonggaran itu berarti lockdown 24 jam di Saudi dilonggarkan dengan jam malam dari 3 sore hingga 6 pagi, setelah itu jam akan diubah menjadi 8 malam hingga 6 pagi," papar SPA.
"Otoritas Saudi juga menyatakan Umrah dan semua penerbangan internasional akan tetap dihentikan hingga pemberitahuan lebih lanjut," papar laporan Arab News.
Penghentian Umrah dan penerbangan internasional memicu spekulasi bahwa Haji 2020 juga akan dihentikan di tengah berbagai pembatasan.
Beberapa laporan sebelumnya menyatakan sumber pejabat bahwa Haji 2020 tidak akan dibatalkan, tapi pemerintah Saudi berencana hanya mengizinkan delegasi pemerintah dari beberapa negara untuk pelaksanaan haji pada Juli 2020.
Kantor berita SPA menyatakan pada 31 Mei, jam malam di Saudi dilonggarkan kecuali Makkah. Pergerakan di berbagai kota dan dalam wilayah Saudi juga akan diizinkan.
"Pada 21 Juni, semua jam malam di Kerajaan akan dicabut dan salat di masjid Makkah akan diizinkan," ungkap laporan SPA.
"Pelonggaran itu berarti lockdown 24 jam di Saudi dilonggarkan dengan jam malam dari 3 sore hingga 6 pagi, setelah itu jam akan diubah menjadi 8 malam hingga 6 pagi," papar SPA.
Lihat Juga :