Masa Belajar di Rumah Diperpanjang Hingga 19 September
Rabu, 09 September 2020 - 07:50 WIB
"Pak gubernur juga kan ini inginkan persoalan mulai dari satuan pendidikan yang mengusulkan kalau mau memulai pembelajaran tatap muka, bukan kita lagi yang mengharuskan," papar Hery kepada SINDOnews, kemarin.
Menurut Hery, skenario sekolah tatap muka sangat tergantung dari kesiapan sekolah di tiap daerah. Selain penyiapan infrastruktur protokol kesehatan, izin dari orang tua (orang tua) juga ditekankan menjadi salah satu syarat yang mesti dipenuhi sekolah. Baca Juga : Pembelajaran Tatap Muka Dimulai, Bupati Lutra Minta Prokes Dipatuhi
"Memang ada beberapa sekolah di kabupaten yang mengusulkan (sekolah tatap muka). Cuma kan kita kembali ingatkan, sampai sejauh mana persiapan satuan pendidikan terkait itu semua. Utamanya harus ada izin orang tua siswa. Disamping siapkan prasarana, dan sosialisasi," paparnya.
Dia melanjutkan, kalaupun sekolah sudah mempersiapkan sarana dan prasarana protokol kesehatan, pihaknya tetap akan melakukan verifikasi ke sekolah berdangkutan sebelum memberikan rekomendasi tatap muka. Verifikasi kesiapan sekolah turut mempertimbangkan dari sisi epidemiologisnya.
"Disamping sekolah mempersiapkan diri sendiri dibantu cabang dinas, kita juga akan memantau mengevaluasi kesiapan mereka. Ini harus menjadi keinginan-keinginan kita untuk dilengkapi dan dilakukan oleh sekolah," urai Hery.
Menurut Hery, skenario sekolah tatap muka sangat tergantung dari kesiapan sekolah di tiap daerah. Selain penyiapan infrastruktur protokol kesehatan, izin dari orang tua (orang tua) juga ditekankan menjadi salah satu syarat yang mesti dipenuhi sekolah. Baca Juga : Pembelajaran Tatap Muka Dimulai, Bupati Lutra Minta Prokes Dipatuhi
"Memang ada beberapa sekolah di kabupaten yang mengusulkan (sekolah tatap muka). Cuma kan kita kembali ingatkan, sampai sejauh mana persiapan satuan pendidikan terkait itu semua. Utamanya harus ada izin orang tua siswa. Disamping siapkan prasarana, dan sosialisasi," paparnya.
Dia melanjutkan, kalaupun sekolah sudah mempersiapkan sarana dan prasarana protokol kesehatan, pihaknya tetap akan melakukan verifikasi ke sekolah berdangkutan sebelum memberikan rekomendasi tatap muka. Verifikasi kesiapan sekolah turut mempertimbangkan dari sisi epidemiologisnya.
"Disamping sekolah mempersiapkan diri sendiri dibantu cabang dinas, kita juga akan memantau mengevaluasi kesiapan mereka. Ini harus menjadi keinginan-keinginan kita untuk dilengkapi dan dilakukan oleh sekolah," urai Hery.
Lihat Juga :