Babi Viral di Muratara Kini Makan Nasi dan Minum Susu
Rabu, 02 September 2020 - 14:20 WIB
Di rumah berlantai semen dan berukuran 3x5 itu, Reno tinggal berdua istrinya karena sampai sekarang belum dikaruniai anak. Dan diketahui juga bahwa Reno bukan asli Desa Karang Waru, Kecamatan Rupit Muratara, tempat ditemukannya babi hutan itu. Ia berasal dari Kecamatan Selangit, Kabupaten Musi Rawas. Namun istrinya Sukmawati (28) memang merupakan warga asli Desa Karang Waru, Kecamatan Rupit Muratara.
(Baca juga: Demi Bisa Belajar Daring Gadis SMP Harus Kehilangan Keperawannya )
Diceritakan Reno bagaimana awal ia diikuti babi hutan tersebut. Bermula saat ia mengambil air di sebuah mata air dalam hutan tak jauh dari rumahnya. Pada saat akan pulang tiba-tiba babi itu muncul dan mengikuti langkah Reno sampai tiba di rumahnya.
Bahkan babi itu sempat diusir dan diantar ke dalam hutan lagi, namun tetap saja mengikuti Reno ke rumah. "Aneh tapi nyata, sudah saya usir balik lagi ikut saya dia, anehnya itu karena ini babi hutan. Biasanya babi hutan itu kalau lihat manusia pasti lari atau kita yang diseruduknya," katanya.
Kemudian ia masuk ke dalam rumah dan meninggalkan babi itu diluar rumah, setelah sudah cukup lama di dalam rumah ia keluar lagi dan melihat babi masih ada depan pintu rumahnya. "Awal saya pikir babi itu sudah pergi, ternyata begitu saya buka pintu babi itu masih di depan pintu, sedang tiduran sambil mengeluarkan air mata seperti menangis," ungkapnya.
(Baca juga: Demi Bisa Belajar Daring Gadis SMP Harus Kehilangan Keperawannya )
Diceritakan Reno bagaimana awal ia diikuti babi hutan tersebut. Bermula saat ia mengambil air di sebuah mata air dalam hutan tak jauh dari rumahnya. Pada saat akan pulang tiba-tiba babi itu muncul dan mengikuti langkah Reno sampai tiba di rumahnya.
Bahkan babi itu sempat diusir dan diantar ke dalam hutan lagi, namun tetap saja mengikuti Reno ke rumah. "Aneh tapi nyata, sudah saya usir balik lagi ikut saya dia, anehnya itu karena ini babi hutan. Biasanya babi hutan itu kalau lihat manusia pasti lari atau kita yang diseruduknya," katanya.
Kemudian ia masuk ke dalam rumah dan meninggalkan babi itu diluar rumah, setelah sudah cukup lama di dalam rumah ia keluar lagi dan melihat babi masih ada depan pintu rumahnya. "Awal saya pikir babi itu sudah pergi, ternyata begitu saya buka pintu babi itu masih di depan pintu, sedang tiduran sambil mengeluarkan air mata seperti menangis," ungkapnya.
Lihat Juga :