Gaung Politik Nusantara Gajah Mada demi Mengagungkan Kerajaan di Jawa

Rabu, 30 Oktober 2024 - 09:23 WIB
Nusantara sudah ada sejak zaman Kerajaan Majapahit tepatnya ketika Gajah Mada mengucapkan Sumpah Palapa saat menjadi Mahapatih di Majapahit. Foto: Ist
Nusantara menjadi nama ibu kota baru negara Indonesia yang berada di Kalimantan Timur. Namun, jauh sebelum Nusantara dikenal sebagai IKN, Nusantara sudah ada sejak zaman Kerajaan Majapahit tepatnya ketika Gajah Mada mengucapkan Sumpah Palapa saat menjadi Mahapatih di Kerajaan Majapahit.

Dari situlah awal mula politik Nusantara menyeruak setelah masa Kertanagara sudah memulai politik tersebut. Sumpah Gajah Mada bertujuan menyatukan Nusantara agar penundukan daerah-daerah di luar Jawa digabungkan dengan Kerajaan Majapahit.



Baca juga: Kisah Kerajaan Tertua Tarumanegara, Ada Raja yang Berkuasa sampai 39 Tahun

Kebijakan politik itu dimunculkan Gajah Mada untuk memupuk keagungan Kerajaan Majapahit. Kerajaan Majapahit diidentifikasikan dengan kerajaan dari Pulau Jawa.

Dikutip dari buku "Pemugaran Persada Sejarah Leluhur Majapahit" dari sejarawan Prof Slamet Muljana, politik Nusantara dimaksudkan mengagungkan kerajaan di Jawa.

Cara berpikir demikian adalah cara berpikir Jawa sentris. Maksudnya, cara berpikir dengan Jawa sebagai pangkal bertolak.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!