Wabah Penyakit dalam Sejarah; Konspirasi Calon Arang hingga Konsep Karantina

Sabtu, 02 Mei 2020 - 05:00 WIB
Orang yang baru pulang perjalanan laut dari luar negeri termasuk baru pulang dari ibadah Haji diwajibkan diperiksa di Pulau Kuyper sebelum masuk ke pelabuhan Tanjung Priok. Rombongan diperiksa satu per satu setelah disemprot desinfektan, jika dinyatakan negatif langsung dipindah ke Pulau Onrust untuk menjalani karantina selama 5 hari.

Jika positif, maka harus tetap di Pulau Kuyper selama 10 hari untuk menjalani isolasi dan perawatan. Untuk mencegah tikus masuk barak di area rumah sakit karantina maka dibuat pagar anti tikus. Rumah Sakit atau barak karantina di Pulau Onrust ini mampu menampung sekitar 3.500 orang. Setelah wabah Pes mereda pada 1933 pulau Onrust tidak digunakan untuk karantina.

Praja Mangkunegaran pada 1921 juga mendirikan Rumah Sakit Ziekenzorg di sebelah barat Puro Mangkunegaran. Sebagai rumah sakit yang baru pertama kali dibangun di Surakarta, rumah sakit ini mendapat subsidi setiap tahunnya sebesar 5.000 gulden.

Praja Mangkunegaran juga mendirikan poliklinik dan sampai 1924 telah berdiri 8 poliklinik. Pendirian poliklinik kesehatan bertujuan membantu penduduk yang rumahnya jauh dari kota guna memperoleh layanan kesehatan.(Baca juga; Kisah Profesor Sardjito dan Vaksin Temuannya )

Diolah dari berbagai sumber

Arkenas kemdikbud

Disdik Jabar

Puromangkunegaran.com
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!