Tewaskan 58.602 Orang, Korban Covid-19 di Amerika Serikat Lampaui Perang Vietnam

Kamis, 30 April 2020 - 13:16 WIB
30% kasus virus korona berada di negara bagian New York sebagai episentrum wabah. Selain itu, New Jersey, Massachusetts, Illinois, California, Pennsylvania dan Michigan. Namun demikian, banyak negara bagian memilih untuk tetap memperlonggar isolasi wilayah. (BACA JUGA: Soal Seruan Australia Selidiki Asal Covid-19, Ini Kata Menlu Retno)

Di California, Gubernur Gavin Newsom pabrik dan ritel seharusnya dibuka kembali seiring dengan pembelian pemeriksaan Covid-19 dan peningkatan pelacak warga yang terinfeksi. Dia mengatakan, sistem pendidikan California juga akan kembali pada awal Juni mendatang.

Gubernur Florida Ron DeSantis juga menginginkan negara bagiannya ikut bersama negara bagian lain dalam pelonggaran lockdown. “Langkah kecil untuk menghidupkan kembali ekonomi akan dilakukan,” katanya setelah bertemu Presiden AS Donald Trump. Dia menekankan, langkah yang dilakukan berdasarkan data.

Di Florida, sebanyak 83 warga meninggal karena korona dan lebih dari 700 infeksi baru dalam 24 jam terakhir. Florida memiliki 32.846 kasus Covid-19, termasuk 1.171 orang meninggal dunia. DeSantis juga mendapatkan kritis dalam penanganan krisis Covid-19 di Florida.

Para pakar kesehatan publik memperingatkan terlalu prematur pencabutan kebijakan jaga jarak sosial. Jika itu dilakukan bisa memunculkan wabah gelombang kedua. Namun, angkat pengangguran sudah mencapai 26,5 juta orang atau satu dari enam warga tidak lagi memiliki pekerjaan. Pemerintahan trump memprediksi tingkat pengangguran bisa melebihi 16%.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!