Kapolda Sumsel Keluarkan Maklumat Larang Perilaku Pisau di Pinggang

Selasa, 28 Juli 2020 - 13:44 WIB
Dikatakan Supriadi masyarakat tidak perlu main hakim sendiri dan tidak mudah terpancing emosi. Bila ada masalah lebih baik diselesaikan secara kekeluargaan dan dengan kepala dingin.

"Dengan adanya maklumat Kapolda ini masyarakat dapat paham bila membawa sajam itu salah. Masyarakat percayakan dalam pengamanan Kamtibmas, bila memang ada permasalahan bisa diselesaikan dengan mengajak RT, Bhabinkamtibmas dan Babinsa. Jangan berpikir untuk membunuh seseorang, karena pasti akan berdampak tidak hanya si korban tetapi juga keluarga pelaku," ujarnya. (BACA JUGA: Usai TikTok, India Kembali Tendang Puluhan Aplikasi Buatan China)



Menurut Supriadi, saat ini pencegahan adalah hal yang lebih penting dikarenakan suatu tindakan itu ada karena niat dan kesempatan. Hal inilah yang perlu jadi kesadaran seluruh masyarakat Sumsel agar tidak membawa sajam saat bepergian. Selain bisa merugikan diri sendiri juga dapat berdampak pada emosi ketika ada perselisihan.

"Kapolda sudah memerintahkan jajaran untuk lebih mengedepankan patroli dan sosialisasi. Namun, bila tetap tertangkap, akan diberikan tindakan tegas bagi pelaku yang sudah membahayakan nyawa orang lain dengan membawa sajam," katanya.
(vit)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!