Menkes Terawan ‘Ngantor’ di Surabaya, Kinerja Eri Cahyadi Dipertanyakan
Kamis, 16 Juli 2020 - 18:10 WIB
Dengan demikian, jumlah keseluruhan kasus positif Covid-19 di Kota Surabaya sebanyak 7.392 kasus, dan 649 orang di antaranya meninggal dunia.
Sekretaris Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, M. Budi Hidayat mengatakan, hal itu dilakukan Terawan agar bisa langsung mengontrol penanganan Corona di Jatim. "Menkes akan kunjungan kerja intensif. Akan sering ke Surabaya," ujar Budi.
Di sisi lain, peran dan kinerja Eri Cahyadi seolah tak terlihat sama sekali dalam menjalankan amanah yang disematkannya sebagai Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Surabaya. Namanya justru terdengar santer dalam kontestasi politik ajang Pemilukada.
Bahkan isu bahwasannya Pemkot Surabaya yang sengaja menahan anggaran penanganan Covid-19 semakin merebak, dugaan politisir pun menguat. Hal ini tentu berbahaya, jika anggaran tersebut sengaja dimainkan, yang mana anggaran tersebut menyangkut hajat hidup orang banyak.
Sekretaris Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, M. Budi Hidayat mengatakan, hal itu dilakukan Terawan agar bisa langsung mengontrol penanganan Corona di Jatim. "Menkes akan kunjungan kerja intensif. Akan sering ke Surabaya," ujar Budi.
Di sisi lain, peran dan kinerja Eri Cahyadi seolah tak terlihat sama sekali dalam menjalankan amanah yang disematkannya sebagai Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Surabaya. Namanya justru terdengar santer dalam kontestasi politik ajang Pemilukada.
Bahkan isu bahwasannya Pemkot Surabaya yang sengaja menahan anggaran penanganan Covid-19 semakin merebak, dugaan politisir pun menguat. Hal ini tentu berbahaya, jika anggaran tersebut sengaja dimainkan, yang mana anggaran tersebut menyangkut hajat hidup orang banyak.
(nag)
Lihat Juga :