Korban Lumpur Blokir Jalan Raya Porong

Senin, 11 Mei 2015 - 10:54 WIB
Korban Lumpur Blokir...
Korban Lumpur Blokir Jalan Raya Porong
A A A
SIDOARJO - Korban lumpur yang masuk Peta Area Terdampak (PAT) kembali berunjuk rasa menuntut pelunasan ganti rugi Rp781 miliar yang belum cair, kemarin.

Selain doa bersama, mereka juga menutup Jalan Raya Porong sekitar 10 menit. Aksi blokade Jalan Raya Porong dilakukan spontan. Korban lumpur yang membawa berbagai poster tuntutan dan doa bersama di sisi barat Jalan Raya Porong langsung ke tengah jalan. Salah satu warga berteriak mengajak warga lainnya ke tengah jalan. “Ayo ke tengah jalan, Presiden membohongi lagi terkait pelunasan ganti rugi,” kata salah satu korban lumpur mengajak korban lainnya.

Teriakan itu disambut takbir ratusan warga lainnya. Jalan Raya Porong arah Malang ke Surabaya pun ditutup. Warga menggelar tikar di tengah jalan. Karena itu, aksi korban lumpur asal Siring, Jatirejo, Renokenongo (Kecamatan Porong), dan Desa Kedungbendo (Kecamatan Tanggulangin), membuat Jalan Raya Porong macet. Aksi nekat warga memicu reaksi ratusan anggota Polres Sidoarjo.

Sempat terjadi adu dorong antara polisi dan warga. Belasan warga yang lolos dari kepungan polisi tetap bertahan di Jalan Raya Porong. Sekitar 5 menit menutup jalan, aksi warga ini bisa dihalau polisi. Mereka kemudian kembali ke lokasi aksi semula di dekat SPBU Porong. Koordinator aksi, Sugiono mengatakan, warga terpaksa menutup Jalan Raya Porong untuk menuntut haknya. “Pembayaran ganti rugi diulur- ulur sampai 9 tahun berlangsung belum juga lunas,” ujarnya.

Warga tidak akan menyerah menuntut haknya. Berbagai spanduk berisi hujatan kepada Lapindo dan pemerintah dibentangkan, di antaranya bertuliskan, “Kami Menuntut Janji Bapak Presiden, 9 Tahun Kami Ditelantarkan, Mei 2015 Segera Dibayar Lunas”. Kemudian spanduk “Pak Jokowi Tolong Bebaskan Kami Dari Penderitaan, Bakri = Syaiton” dibeber oleh warga. Mereka mengaku akan menggelar aksi susulan jika belum ada pembayaran ganti rugi. Anggota Pansus Lumpur DPRD Sidoarjo, Maksum Zubair yang menemui warga mengaku, tidak bisa berbuat banyak.

Pasalnya, saat ini antara pemerintah pusat enggan menalangi karena Lapindo belum sepakat terkait mekanisme dana talangan. “Tinggal menunggu kesanggupan Lapindo atas persyaratan yang harus dipenuhi untuk dana talangan,” ujar politikus PKB tersebut. Informasi yang diperoleh, molornya pencairan ini karena tidak ada titik temu antara pemerintah dan Lapindo. Pemerintah meminta jaminan aset Lapindo sebagai syarat pencairan dana talangan ganti rugi sebesar Rp781 miliar.

Kabag Ops Polres Sidoarjo, Kompol Nur Halim menyatakan, penjagaan tersebut supaya kegiatan yang dilakukan warga korban lumpur ini tidak mengganggu kepentingan masyarakat lain. “Silakan warga menggelar doa bersama, menyampaikan aspirasi soal tuntutan atas hak warga,” katanya.

Ia mengatakan, jika warga korban lumpur ini ingin menyuarakan aspirasinya tidak masalah asalkan warga harus menghargai hak orang dan tidak boleh mengganggu kepentingan orang lain. “Kami akan jaga warga korban lumpur yang menggelar doa bersama. Silakan menyampaikan aspirasi sesuai dengan aturan yang ada,” katanya.

Abdul rouf/ant
(ars)
Berita Terkait
DPW PKS Jawa Timur Siap...
DPW PKS Jawa Timur Siap Sinergi dan Kolaborasi Bangun Jawa Timur
Inflasi Jawa Timur September...
Inflasi Jawa Timur September Tertinggi di Pulau Jawa
China Mendominasi Impor...
China Mendominasi Impor Jawa Timur
BPH Migas bersama Anggota...
BPH Migas bersama Anggota Komisi VII DPR RI Gelar Sosialisasi
Hari Pertama PPKM, 792...
Hari Pertama PPKM, 792 Warga Jatim Positif COVID-19
Gubernur Khofifah dan...
Gubernur Khofifah dan Dubes Finlandia Jajaki Potensi Kerjasama Pendidikan dan Teknologi
Berita Terkini
HUT ke-499 Jakarta,...
HUT ke-499 Jakarta, Ribuan Warga Padati CFD Sudirman-Thamrin Saksikan Karnaval Budaya
11 menit yang lalu
Kemenag Cabut Izin Pesantren...
Kemenag Cabut Izin Pesantren Ibadurrahman Buntut Kasus Kekerasan Seksual
22 menit yang lalu
Sinara Fest 2026 NTB...
Sinara Fest 2026 NTB Wujud Dukungan BPDP Terhadap Ketahanan Pangan dan UMKM
30 menit yang lalu
Bertemu Pramono, Ketum...
Bertemu Pramono, Ketum Rekat Indonesia Dukung Program Pemberdayaan UMKM Pemprov DKI
41 menit yang lalu
Kekeringan Landa NTB...
Kekeringan Landa NTB dan Jawa Tengah, Ribuan Warga Terdampak
1 jam yang lalu
Gempa M4,9 Guncang Lampung,...
Gempa M4,9 Guncang Lampung, BMKG: Akibat Sesar Aktif
2 jam yang lalu
Infografis
Daftar 26 Jalan Tol...
Daftar 26 Jalan Tol yang Diskon hingga 20% saat Nataru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved