Penumpang KA Dialihkan Menggunakan Bus

Sabtu, 02 Mei 2015 - 10:42 WIB
Penumpang KA Dialihkan...
Penumpang KA Dialihkan Menggunakan Bus
A A A
MALANG - Selain Jalan Raya Porong, banjir juga mengganggu lalu lintas kereta api (KA). Salah satunya kereta api (KA) jurusan Malang-Surabaya dan sebaliknya.

Bahkan, penumpang KA Bima jurusan Surabaya- Malang terpaksa dialihkan menumpang bus dari Sidoarjo menuju Malang. Selain KA Bima, perjalanan KA Ekonomi Penataran juga terhambat. KA Ekonomi Penataran yang berangkat dari Stasiun Besar Malang pukul 04.30 WIB terhenti di Stasiun Bangil.

Penumpang diturunkan dan dialihkan menggunakan bus menuju Sidoarjo yang dilanjutkan dengan KA ke Surabaya. Demikian pula dengan KA Ekonomi Penataran yang berangkat dari Surabaya pukul 04.30 WIB harus berhenti di Sidoarjo. Penumpang lalu dipindahkan ke bus menuju Stasiun Bangil. Dari Stasiun Bangil, para penumpang diangkut menggunakan KA menuju Stasiun Besar Malang.

Menurut Kepala Stasiun Besar Malang Sukardono mengatakan, KA Ekonomi Penataran yang harusnya berangkat dari Kota Malang pukul 07.10 WIB terlambat hingga tiga jam. KA baru diberangkatkan menuju Surabaya pukul 10.15 WIB. Selanjutnya mulai pukul 15.00 WIB, jalur dilaporkan mulai normal. “Genangan air mencapai 13 sentimeter (cm). Pagi tadi, genangan air di atas 20 cm,” kata dia.

Penumpang KA Bima yang seharusnya tiba di Stasiun Besar Malang pada pukul 08.10 WIB, terpaksa dihentikan hanya sampai di Stasiun Gubeng, Kota Surabaya. Penumpang KA Bima tujuan Malang dipindahkan ke bus menuju Sidoarjo, Bangil, Lawang, dan berakhir di Stasiun Besar Malang. Ada sekitar 300 penumpang dipindahkan ke lima bus. Mansur, 52, warga Sidoarjo, kecewa dengan ada pembatalan pemberangkatan KA Bima.

Dia dan keluarga berencana pulang ke Sidoarjo, tetapi tanpa pemberitahuan sebelumnya, tibatiba pemberangkatan KA diganti dengan bus. “Tadi pemberitahuannya di peron sini. Sebelumnya tidak diberi tahu,” kata dia. Peni, 42, warga Kota Malang, juga kecewa dengan pembatalan ini. “Tadi saya diberi tahu setelah tiba di peron stasiun. Lalu disuruh menunggu bus di depan stasiun,” tutur dia.

Yuswantoro
(ars)
Berita Terkait
DPW PKS Jawa Timur Siap...
DPW PKS Jawa Timur Siap Sinergi dan Kolaborasi Bangun Jawa Timur
Inflasi Jawa Timur September...
Inflasi Jawa Timur September Tertinggi di Pulau Jawa
China Mendominasi Impor...
China Mendominasi Impor Jawa Timur
Hari Pertama PPKM, 792...
Hari Pertama PPKM, 792 Warga Jatim Positif COVID-19
Gubernur Khofifah dan...
Gubernur Khofifah dan Dubes Finlandia Jajaki Potensi Kerjasama Pendidikan dan Teknologi
BPH Migas bersama Anggota...
BPH Migas bersama Anggota Komisi VII DPR RI Gelar Sosialisasi
Berita Terkini
Kebakaran Permukiman...
Kebakaran Permukiman Warga di Cideng, 5 Orang Terluka dan 1 Tewas
12 menit yang lalu
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Berangsur Normal setelah Kebakaran di Sekitar Rel Dipadamkan
23 menit yang lalu
Hadiri Konsolidasi Nasional...
Hadiri Konsolidasi Nasional MBG, Ketum Garuda Komitmen Wujudkan Generasi Emas 2045
1 jam yang lalu
Breaking News! Gempa...
Breaking News! Gempa M5,8 Guncang Bone Bolango Gorontalo
2 jam yang lalu
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Terlambat Imbas Kebakaran di Sekitar Rel
3 jam yang lalu
Bripka Dedy Wiratama...
Bripka Dedy Wiratama yang Bekingi Kampung Narkoba Samarinda Dipecat
10 jam yang lalu
Infografis
5 Bandara Tersibuk saat...
5 Bandara Tersibuk saat Mudik Lebaran 2026, Layani 4,41 Juta Penumpang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved