Jalan Lingkar Masih Berlumpur

Sabtu, 18 April 2015 - 10:33 WIB
Jalan Lingkar Masih...
Jalan Lingkar Masih Berlumpur
A A A
MUARAENIM - Jalan lingkar Kota Muaraenim dari Terminal Regional Type A hingga ke Desa Karang Raja Kecamatan Muaraenim hingga kini belum siap digunakan.

Saat ini kondisi jalan masih belum selesai dikerjakan dan di beberapa titik masih terdapat ku - bangan lumpur sehingga menyu - litkan pengendara yang mencoba untuk melintasi jalan tersebut. Padahal, penggunaan jalan ter - sebut sudah sangat ditunggu war ga Muaraenim maupun pe - ngendara lain. Apalagi saat ini kendaraan truk batu bara sangat banyak yang melintas di jalan SMB II Muara - enim.

“Kalau sedang musim hujan jangan coba-coba lewat sana kalau tidak ingin masuk dalam kolam lumpur,” ujar Hermansyah, 40, warga Prumnas Air Lintang, kemarin. Memang diakuinya, titik parah di ruas jalan tersebut tidak terlalu panjang dan hanya be - berapa titik. Namun menurutnya, jika memaksa untuk melintas terutama untuk kendaraan rendah akan sangat susah.

Bahkan menurutnya, tidak jarang ada pengendara yang terpaksa meminta tolong warga lain untuk mendorong mobil mereka yang terjebak di titik itu. “Kalau mobilnya double gardan mungkin masih bisa, tapi kalau jenis avanza apalagi sedan jangan coba-coba,” ujarnya. Namun, jika sedang musim ke marau semua kendaraan bisa le wat. Akan tetapi, dampak debunya juga tidak bisa dibayangkan lagi, karena sebagian ruas jalan masih berupa tanah kuning.

Jalan lingkar tersebut memang sengaja dibangun Pemkab Muaraenim untuk membagi arus kendaraan di ruas Jalan SMB II. Kendaraan dari arah Tanjung Enim maupun dari arah Lahat bisa mengambil jalur tersebut dan tidak harus melalu Jalan SMB II. Hanya saja, sampai sekarang kondisi jalan belum bisa digunakan seluruhnya, dan hanya sebagian ruas jalan saja yang bisa difungsikan.

Kepala Dinas PU Bina Marga Mua raenim A Yani He rianto me la lui Kabid Pemeliha raan Jalan dan Jembatan Il ham Yaholi me ngatakan, me mang pembangunan ruas jalan tersebut tidak lang sung diselesai kan da - lam setahun penganggaran. Bahkan menurutnya, untuk tahun 2014 lalu penganggaran dilakukan hanya untuk pengerasan dan pengaspalan beberapa kilometer saja dan tidak sekaligus.

“Memang diselesaikan secara bertahap dan tidak sekaligus. Tahun ini ada kelanjutan lagi. Namun, tampaknya belum akan selesai tahun ini,” ucapnya

Irhamudin s parmato
(ftr)
Berita Terkait
Perindo Sumatera Selatan...
Perindo Sumatera Selatan Bagikan KTA Berasuransi
Trunk Show di Gerbong...
Trunk Show di Gerbong LRT Sumatera Selatan
Titik Baru Investasi...
Titik Baru Investasi Sumatera Selatan, Banyuasin!
Bupati Musi Banyuasin...
Bupati Musi Banyuasin Aktifkan Siskamling
Ulang Tahun Pertama,...
Ulang Tahun Pertama, Nama ASPENKU Diresmikan
MY Terima Audiensi PKBM...
MY Terima Audiensi PKBM Khoiruh Ummah
Berita Terkini
7 Pengeroyok Prajurit...
7 Pengeroyok Prajurit TNI Kodam Cenderawasih hingga Tewas Ditetapkan sebagai Tersangka
1 jam yang lalu
Peradi Profesional-Unisba...
Peradi Profesional-Unisba Perkuat Pendidikan Hukum dan Pengembangan Profesi Advokat
1 jam yang lalu
Perkuat Ekonomi Maluku...
Perkuat Ekonomi Maluku Utara, APHI Dorong Penerapan Multiusaha Kehutanan
2 jam yang lalu
Apresiasi Polda Sumut...
Apresiasi Polda Sumut Ungkap Ribuan Kasus Narkoba, Sahroni: Kejar Bandarnya, Selamatkan Masyarakat!
2 jam yang lalu
Prajurit TNI Kodam XVII...
Prajurit TNI Kodam XVII Cenderawasih Tewas Dikeroyok Sembilan Orang di Kabupaten Tangerang
2 jam yang lalu
Dukung Penguatan Ekonomi...
Dukung Penguatan Ekonomi Kerakyatan, Danantara Tinjau Pemberdayaan Nasabah PNM di Mojokerto
3 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved