Pembangunan Sentra PKL Rp8 Miliar Dinilai Sia-sia

Jum'at, 17 April 2015 - 10:33 WIB
Pembangunan Sentra PKL...
Pembangunan Sentra PKL Rp8 Miliar Dinilai Sia-sia
A A A
SURABAYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya setiap tahun terus menambah jumlah sentra pedagang kaki lima (PKL).

Tahun ini ada delapan sentra PKL yang akan dibangun dengan alokasi anggaran Rp8 miliar. Sayangnya, penambahan jumlah sentra PKL itu dinilai kalangan DPRD sebagai langkah keliru. Anggota Komisi C DPRD Kota Surabaya M Machmud mengatakan, saat ini Pemkot sangat gencar membangun sentra PKL. Hampir setiap sudut kota bisa saja dibangun sentra yang khusus menampung pelaku usaha mikro.

Namun, dia menilai, Pemkot lalai dalam meningkatkan dan mengoptimalkan sentra PKL yang sudah ada. “Selama ini Pemkot mengklaim telah berhasil memberdayakan PKL. Indikatornya mereka banyak membangun sentra PKL. Tapi mana sentra PKL yang bisa berkembang dengan baik. Banyak sentra PKL yang sudah dibangun itu mati suri,” katanya.

Politikus Partai Demokrat ini meminta Pemkot tidak hanya fokus pada penambahan jumlah sentra PKL. Menurut dia, yang paling mendesak saat ini adalah optimalisasi sentra PKL yang sudah ada. Misalnya sentra PKL yang mati suri itu harus dihidupkan lagi.

“Kalau cuma membangun sentra PKL dan tidak terurus itu kan sama saja dengan membuang anggaran. Percuma anggaran besar, tapi ternyata sentra PKL-nya tidak hidup. Ini harus menjadi perhatian serius, jangan hanya bicara penyerapan anggaran,” paparnya.

Berdasarkan data Dinas Koperasi dan UMKM Kota Surabaya, terdapat tujuh dari 50 sentra PKL yang terancam gulung tikar. Hal ini disebabkan jumlah pedagang yang berjualan mengalami penyusutan. Begitu pula dengan kunjungan konsumen yang setiap tahun terus berkurang.

Tujuh sentra PKL yang dalam keadaan sekarat itu berada di Surabaya barat, yakni di Sumberejo, Kandangan, Lidah Wetan, Pakal, Sememi. Sisanya di Jalan Urip Sumoharjo dan Ampel. Rata-rata sentra PKL ini menyediakan 40 stan. Dari jumlah tersebut, yang terisi hanya sekitar 10-15 stan. “Saya tetap diminta terus membangun sentra PKL. Tinggal mencari lokasi yang strategis,” kata Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Surabaya Hadi Mulyono.

Terkait sentra PKL yang sepi pengunjung, pihaknya akan terus melakukan pembinaan. Hasilnya, saat ini sudah ada tiga sentra PKL di Lidah wetan, Kandangan, dan Sememi yang mulai ramai. Dalam pembinaan ini, pihaknya mengumpulkan tokoh masyarakat, LKMK, RT dan RW, serta para pedagangnya untuk menyamakan persepsi.

Menyamakan persepsi tentang pemberdayaan ekonomi dan teknis berdagang supaya laris. Pelayanan yang baik pada pembeli, misalnya keamanan parkir. Jangan sampai pembeli tidak tenang saat makan karena khawatir kendaraannya tidak aman.

“Untuk omzet sentra PKL yang paling tinggi di antaranya di Taman Bungkul, Gayungan (masjid Al Akbar), Taman Prestasi, Indrapura, Wiyung, Ketabangkali, Karah, dan Manukan. Per hari bisa mencapai Rp30 juta,” ujar Hadi.

Lukman hakim
(ftr)
Berita Terkait
DPW PKS Jawa Timur Siap...
DPW PKS Jawa Timur Siap Sinergi dan Kolaborasi Bangun Jawa Timur
Inflasi Jawa Timur September...
Inflasi Jawa Timur September Tertinggi di Pulau Jawa
China Mendominasi Impor...
China Mendominasi Impor Jawa Timur
BPH Migas bersama Anggota...
BPH Migas bersama Anggota Komisi VII DPR RI Gelar Sosialisasi
Hari Pertama PPKM, 792...
Hari Pertama PPKM, 792 Warga Jatim Positif COVID-19
Gubernur Khofifah dan...
Gubernur Khofifah dan Dubes Finlandia Jajaki Potensi Kerjasama Pendidikan dan Teknologi
Berita Terkini
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
1 jam yang lalu
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
2 jam yang lalu
300 Siswa-Warga Dapatkan...
300 Siswa-Warga Dapatkan Pemeriksaan Mata dan Kacamata Gratis
2 jam yang lalu
Bongkar Gudang Penyimpanan...
Bongkar Gudang Penyimpanan Kosmetik Impor Ilegal di Tangerang, BPOM Ungkap Modus Operandi dan Peredaran
2 jam yang lalu
Stop Polemik, Prof Dede:...
Stop Polemik, Prof Dede: Pengelolaan Yayasan Diserahkan ke Pemerintah melalui UIN Jakarta
4 jam yang lalu
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
5 jam yang lalu
Infografis
Apple Kehilangan USD300...
Apple Kehilangan USD300 Miliar Akibat Tarif Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved