Tak Ada Anggaran Museum

Sabtu, 11 April 2015 - 10:48 WIB
Tak Ada Anggaran Museum
Tak Ada Anggaran Museum
A A A
SURABAYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memastikan tidak mengalokasikan anggaran khusus untuk pembangunan museum Surabaya yang ada di Gedung Siola. Anggaran pembangunan museum tersebut sudah masuk anggaran perawatan dan pemeliharaan bangunan.

Saat ini Pemkot tengah sibuk memperbaiki sejumlah bagian sudut gedung untuk persiapan launching museum Surabaya awal bulan depan. Bahkan, trotoar di sisi Jalan Genteng Kali juga sudah mulai diperlebar. Gedung Siola sendiri memiliki tiga lantai. Lantai satu akan diperuntukkan sebagai museum. Lantai dua dan tiga akan digunakan sebagai ruang pameran seni.

“Tidak ada anggaran khusus untuk museum. Semua sudah masuk dalam anggaran pemeliharaan gedung,” ujar Kepala Dinas Pengelolaan Bangunan dan Tanah (DPBT) Pemkot Surabaya Maria Theresia Ekawati Rahayu. Pemkot juga tengah merenovasi Tunjungan Center yang berdampingan dengan Gedung Siola. Rencananya gedung ini akan dijadikan kantor sejumlah satuan kerja perangkat daerah (SKPD).

SKPD yang akan berkantor di gedung yang berada di Jalan Tunjungan ini antara lain DPTB, Kantor Ketahanan Pangan, Badan Koordinasi Pelayanan dan Penanaman Modal (BKPPM), dan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar). “SKPD ini akan menempati Tunjungan Center ketika pemeliharaan (renovasi) sudah selesai,” tandas Yayuk, panggilan Maria Theresia Ekawati Rahayu.

Siola difungsikan sebagai museum dan Tunjungan Center digunakan sebagai kantor SKPD setelah Pemkot tidak memperpanjang sewa kedua bangunan tersebut pada pihak ketiga. Untuk Tunjungan Center, masa sewanya sudah habis sejak 31 Desember 2014. Sedangkan, Siola akan habis pada 21 Mei 2015.

“Keberadaan Siola yang dijadikan museum dan Tunjungan Center sebagai kantor SKPD merupakan upaya Pemkot untuk menghidupkan lagi kawasan Tunjungan. Ini merupakan kawasan yang cukup bersejarah bagi Surabaya,” kata Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya Agus Sonhaji.

Agus menambahkan, guna menghidupkan kawasan ini, Pemkot sudah mengundang sejumlah seniman dan pemerhati Kota Surabaya untuk memberi saran dan masukan mereka. Ada banyak usulan yang masuk, misalnya ada pertunjukkan seni di sepanjang Jalan Tunjungan ini.

Untuk arus jalan, bisa jadi jalan ini akan dibebaskan dari kendaraan, baik kendaraan roda dua ataupun roda empat. “Jika Jalan Tunjungan itu ditutup, rencananya arus lalu lintas kami alihkan ke Jalan Simpang Dukuh,” ujarnya.

Lukman hakim
(bbg)
Berita Terkait
DPW PKS Jawa Timur Siap...
DPW PKS Jawa Timur Siap Sinergi dan Kolaborasi Bangun Jawa Timur
Inflasi Jawa Timur September...
Inflasi Jawa Timur September Tertinggi di Pulau Jawa
China Mendominasi Impor...
China Mendominasi Impor Jawa Timur
Hari Pertama PPKM, 792...
Hari Pertama PPKM, 792 Warga Jatim Positif COVID-19
Gubernur Khofifah dan...
Gubernur Khofifah dan Dubes Finlandia Jajaki Potensi Kerjasama Pendidikan dan Teknologi
BPH Migas bersama Anggota...
BPH Migas bersama Anggota Komisi VII DPR RI Gelar Sosialisasi
Berita Terkini
Bripka Dedy Wiratama...
Bripka Dedy Wiratama yang Bekingi Kampung Narkoba Samarinda Dipecat
1 jam yang lalu
GBK Diprediksi Dipadati...
GBK Diprediksi Dipadati Puluhan Ribu Pengunjung Akhir Pekan Ini, Dishub Siapkan Rekayasa Lalin
2 jam yang lalu
Soal Aturan Baru Kemenkes,...
Soal Aturan Baru Kemenkes, Bupati Bondowoso Komitmen Lindungi Petani Tembakau
2 jam yang lalu
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
2 jam yang lalu
Lampung Kukuhkan Diri...
Lampung Kukuhkan Diri sebagai Sentra Semangka Nasional
2 jam yang lalu
PPP Banten Gelar Mukerwil...
PPP Banten Gelar Mukerwil V, Fokus Konsolidasi Hadapi Verifikasi Pemilu 2029
3 jam yang lalu
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved