Gorong Gorong JTP2 Dibongkar

Rabu, 18 Maret 2015 - 10:42 WIB
Gorong Gorong JTP2 Dibongkar
Gorong Gorong JTP2 Dibongkar
A A A
BATU - Kesalahan desain pembangunan gorong-gorong di depan Jawa Timur Park (JTP) 2 akhirnya diperbaiki oleh rekanan Pemkot Batu, kemarin. Perbaikan ini dilakukan karena perawatan proyek APBD 2014 itu masih menjadi tanggungjawab rekanan. Sejumlah pekerja tampak membongkar gorong-gorong, kemarin.

Mereka langsung diawasi oleh petugas Dinas Pengairan dan Bina Marga Pemkot Batu. “Pemerintah tidak mengeluarkan biaya lagi untuk perbaikan gorong-gorong di depan JTP2 itu. Tugas kami mengawasipekerjaannya supaya tidak terjadi kesalahan lagi dalam pengerjaan,’’ ujar Kepala Dinas Pengairan dan Bina Marga, Kota Batu, Arif Asidiqi.

Arif mengungkapkan setiap turun hujan di depan JTP 2 terjadi genangan setinggi 30 cm. Lubang air yang dibangun rekanan posisinya lebih tinggi dari pada permukaan jalan. ‘’Memang baru minggu ini block cluvretnya diperbaiki. Minggu kemarin masih ada tim Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) di Pemkot Batu. Kita jamin setelah diperbaiki tidak ada genangan air lagi,’’ ujar dia.

Ditambahkan, untuk membangun drainase di depan JTP 2, menghabiskan dana sebesar Rp1 miliar. Proses pelaksanaan pekerjaannya dilaksanakan Oktober 2014 lalu. Sekarang masuk dalam proses perawatannya. Kepala Bidang Bina Marga Kota Batu, Iwan Sufrianto menambahkan, sejak awal tahun kemarin pihaknya melakukan normalisasi drainase.

Antara lain drainase di Jalan Diponegoro. Drainase di Jalan Brantas, normalisasi drainase di jalan Panglima Sudirman. Waktu normalisasi drainase di Jalan Brantas, ditemukan ada enam pipa PDAM diameter 3/4 dim. Termasuk ada kabel optik. ”Sekarang resapan air semakin berkurang. Jadi mohonlah masyarakat sadar jangan membuang sampah disungai dan selokan.

Karena bisa menyebabkan banjir,’’ jelas Iwan. Saran lain dari mantan Lurah Songgokerto, di setiap rumah yang masih memiliki lahan terbuka untuk membuat biopori dihalaman rumah. Kemudian bagi pengembang perumahan menyiapkan embung atau danau buatan untuk menyimpan air hujan. ‘’Air diembung bisa dimanfaatkan untuk kolam ikan dan menyiram taman,’’ pungkasnya.

Maman adi saputro
(bbg)
Berita Terkait
DPW PKS Jawa Timur Siap...
DPW PKS Jawa Timur Siap Sinergi dan Kolaborasi Bangun Jawa Timur
Inflasi Jawa Timur September...
Inflasi Jawa Timur September Tertinggi di Pulau Jawa
China Mendominasi Impor...
China Mendominasi Impor Jawa Timur
BPH Migas bersama Anggota...
BPH Migas bersama Anggota Komisi VII DPR RI Gelar Sosialisasi
Hari Pertama PPKM, 792...
Hari Pertama PPKM, 792 Warga Jatim Positif COVID-19
Gubernur Khofifah dan...
Gubernur Khofifah dan Dubes Finlandia Jajaki Potensi Kerjasama Pendidikan dan Teknologi
Berita Terkini
Tragis! Wanita Tewas...
Tragis! Wanita Tewas usai Jatuh dari Lantai 27 Apartemen di Cempaka Putih
39 menit yang lalu
KORPRI Lebak Tantang...
KORPRI Lebak Tantang 1.700 Pelari di Ajang RUNK5BITUNG 2026
2 jam yang lalu
Momen Siswa SRMP 17...
Momen Siswa SRMP 17 Tabanan Curhat ke Prabowo
3 jam yang lalu
Tembus 16,46 Juta Pengguna,...
Tembus 16,46 Juta Pengguna, LinkUMKM BRI Sukses Dorong Pelaku Usaha Naik Kelas
3 jam yang lalu
Ciangir Disiapkan Jadi...
Ciangir Disiapkan Jadi Penampungan Kompos, Pramono Yakin 9.000 Ton Sampah Jakarta Bisa Tertangani
4 jam yang lalu
Pramono Tegaskan 2.843...
Pramono Tegaskan 2.843 Lowongan Padat Karya Program Jangka Pendek
5 jam yang lalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved