1.500 Hektare Cabai Diserang Hama

Rabu, 18 Maret 2015 - 10:16 WIB
1.500 Hektare Cabai...
1.500 Hektare Cabai Diserang Hama
A A A
MOJOKERTO - Ribuan hektare tanaman cabai petani di Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto diserang hama. Gagal panen pun mengancam. Dari data Dinas Pertanian kabupaten Mojokerto, sekitar 1.500 hektare tanaman cabai petani terserang virus kuning dan kutu.

Virus ini menyebabkan batang menjadi layu berwarna coklat dan rubuh. Sedangkan pada buah cabai, hama ini menyebabkan buah mengkerut dan membusuk. Serangan virus ini sudah dirasakan petani sejak pekan lalu. Pekan lalu, tercatat 309 hektar tanaman cabai petani di Kecamatan Dawarblandong diserang virus kuning dan kutu. Hanya dalam waktu sepekan virus itu meluas hingga menyerang 1.500 hektar lahan.

Serangan virus yang menyebabkan produktivitas tanaman cabai turun drastis ini hampir merata di semua lahan petani, baik yang berada di ladang maupun daerah kawasan hutan. Akibat serangan virus ini, petani bakal kehilangan masa panen. Petani tak akan bisa menikmati panen normal yang bisa menghasilkan 1,2 ton buah cabai dengan enam hingga delapan kali petik.

”Petani memang banyak yang mengeluhkan serangan hama. Saat ini ada ribuan hektartanaman cabai yang terserang hama kuning dan kutu. Ini saja petik awal petani anjlok,’’ ungkap Wasito, penyuluh pertanian Kecamatan Dawarblandong, kemarin. Dikatakan, meluasnya serangan hama ini didukung kondisi cuaca yang tidak menentu yakni kadang panas kadang hujan deras.

Salah satu petani binaannya menurut dia, mengalami penurunan produksi sangat drastis.Baik dari kapasitas panen maupun penghasilan yang didapat. ”Kalau normal bisa dapat Rp10 juta, kini hanya dapat Rp1,5 juta,” ungkapnya dan menyebut banyak petani yang sudah merasakan kegagalan panen dimusim petik awal ini. Kebusukan cabai itu hampir merata di wilayah tanam cabai di Dawarblandong.

Buah cabai yang hampir matang, lalu berubah coklat dankemudianmembusuk. Luasan area yang terserang hama mencapai ribuan hektar. ”Tahutahu sudah busuk. Mungkin ini karena hama,” ungkap Rubiah, petani cabai asal Desa Suru, Kecamatan Dawarblandong. Dikatakan, serangan hama yang diduga berupa tungau ini menyerang batang dan buah.

Pada batang, hama menyerang akar dan batang sehingga setelah diserang batang tanaman ambruk dan gagal panen. Sedangkan, pada buah, tungau menyebabkan buah yang telah memerah berubah warna menjadi coklat dan kemudian membusuk. ”Kalau hama ini terus sepertiini, bisa gagal panen,” keluh Rubiah Serangan hama yang dialami petani ini bakal berlarut.

Menyusul tak adanya bantuan obat-obatan dari Dinas Pertanian. Dinas yang memayungi petani inipun tak bisa berkutik lantaran harga obat yang terbilangmahal. ”Ada obatnya tapi mahal. Pemerintah tentu tidak kuat kalau obat diberikan gratis,” ungkap Kepala Dinas Pertanian Mojokerto Sulistyawati dikonfirmasi terkait penanganan hama tersebut.

Tritus julan
(bbg)
Berita Terkait
DPW PKS Jawa Timur Siap...
DPW PKS Jawa Timur Siap Sinergi dan Kolaborasi Bangun Jawa Timur
Inflasi Jawa Timur September...
Inflasi Jawa Timur September Tertinggi di Pulau Jawa
China Mendominasi Impor...
China Mendominasi Impor Jawa Timur
BPH Migas bersama Anggota...
BPH Migas bersama Anggota Komisi VII DPR RI Gelar Sosialisasi
Hari Pertama PPKM, 792...
Hari Pertama PPKM, 792 Warga Jatim Positif COVID-19
Gubernur Khofifah dan...
Gubernur Khofifah dan Dubes Finlandia Jajaki Potensi Kerjasama Pendidikan dan Teknologi
Berita Terkini
World Chiz Day 2026,...
World Chiz Day 2026, Prochiz Sasar Lebih dari 1.000 Siswa SD di Tiga Kota
1 jam yang lalu
Keberhasilan Memanfaatkan...
Keberhasilan Memanfaatkan Bonus Demografi Bergantung pada Kualitas Generasi Muda
2 jam yang lalu
Warga Wanam Harap Pembangunan...
Warga Wanam Harap Pembangunan PSN di Papua Selatan Dilanjutkan
2 jam yang lalu
PLN Cikarang Tegaskan...
PLN Cikarang Tegaskan Jarak Aman 3 Meter, Kegiatan Berisiko Tinggi Wajib Koordinasi
2 jam yang lalu
5 Jam Diperiksa Polda...
5 Jam Diperiksa Polda Metro, Saiful Mujani Dicecar 37 Pertanyaan
3 jam yang lalu
Tiket Jakarta Fair 2026...
Tiket Jakarta Fair 2026 Mulai Dibuka Hari ini, Targetkan 6 Juta Pengunjung
3 jam yang lalu
Infografis
Profil Ayatollah Ali...
Profil Ayatollah Ali Khamenei, Pemimpin Tertinggi Iran yang Tewas Diserang AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved