Sopir Angkot Tolak Bus Sekolah

Rabu, 04 Maret 2015 - 09:50 WIB
Sopir Angkot Tolak Bus...
Sopir Angkot Tolak Bus Sekolah
A A A
GRESIK - Meski belum dioperasionalkan, bus sekolah gratis mendapat protes dari sopir angkutan kota (angkot).

Puluhan sopir melakukan aksi mendatangi kantor Dinas Perhubungan (Dishub) di kompleks Terminal Bunder, kemarin. Massa datang ke halaman Dishub dengan membawa angkot warna biru. Tidak ada spanduk dan juga orasi. Para sopir dan kenet angkot tersebut memarkir mobilnya dengan cara berjajar.

Sedangkan, sopir dan kenet bergerombol dan nggerundel membicarakan terkait rencana Pemkab Gresik mengoperasikan bus sekolah gratis. Kebiajakan mengoperasikan bus sekolah bantuan dari beberapa perusahaan itu diprotes para sopir angkot dan angdes. Mereka memprotes keras kebijakan pemerintah memberlakukan bus sekolah gratis.

Sebab, selama ini sopir mengandalkan penumpangnya dari anak sekolah. Apalagi untuk penumpang umum tidak dapat diharapkan. “Kami meminta pengoperasian bus sekolah ditunjau kembali. Kalau jadi diooerasikan, maka kami yang akan rugi. Sebab, penumpang kami yang anak swkolah memilih bus sekolah gratis,” ujar Ismail, 50, salah seorang sopir angdes asal Desa Lowayu, Kecamatan Dukun.

Darman, sopir angkot lainnya menambahkan, tidak ada bus sekolah gratis saja, pendapatannya setiap hari Rp50 ribu. Itupun kalau ramai. Kalau sepi pendapstanya hanya Rp25 ribu. Dia berharap, pemerintah meninjau kembali kebijkan penerapan bus sekolah. ”Sopir angkot juga harus diperhatikan nasibnya. Jika bus sekolah masih tetap dioperasikan tanpa memperhatikan sopir angdes, kami mengancam akan melakukan mogok masal,” ancam dia.

Sebenarnya, beberapa sopir angkot maupun angdes bisa memahami bila pemkab memaksa tetap memberlakukan bus sekolah gratis. Hanya, mereka meminta angkutan umum dengan plat hitam juga ditertibkan. Sebab, angkutan palt hitam juga banyak yang beroperasi di Gresik tapi dibiarkan. “Angkutan plat hitam itu juga mengganggu kami, harusnya kan plat kuning,” ungkap Darman.

Akhirnya para sopir ditemui Kadishub Andhy Hendro Wijaya. Kepada mantan Kabag Humas itu, para sopir menyampaikan unek-uneknya. Intinya, para sopir angkot amuoun angdes keberatan dengan operasional bus sekolah. Karena pendapatan mereka akan berkurang.

”Sementara kami pending dulu. Sampai ada solusi yang tidak merugikan teman-teman dari sopir angdes,” ujar Andy. Dijelaskan, protes sopir angdes yang menolak bus sekolah akan dikonsultasikan dulu kepada Bupati Gresik Sambari Halim Radianto.

Ashadi ik
(ftr)
Berita Terkait
DPW PKS Jawa Timur Siap...
DPW PKS Jawa Timur Siap Sinergi dan Kolaborasi Bangun Jawa Timur
Inflasi Jawa Timur September...
Inflasi Jawa Timur September Tertinggi di Pulau Jawa
China Mendominasi Impor...
China Mendominasi Impor Jawa Timur
Hari Pertama PPKM, 792...
Hari Pertama PPKM, 792 Warga Jatim Positif COVID-19
Gubernur Khofifah dan...
Gubernur Khofifah dan Dubes Finlandia Jajaki Potensi Kerjasama Pendidikan dan Teknologi
BPH Migas bersama Anggota...
BPH Migas bersama Anggota Komisi VII DPR RI Gelar Sosialisasi
Berita Terkini
Korban Terakhir Ledakan...
Korban Terakhir Ledakan Gas di Rumah Mewah di Medan Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Ditutup
1 jam yang lalu
Punya KTP DKI dan Beli...
Punya KTP DKI dan Beli Rumah Pertama? Ini Syarat Dapat Diskon BPHTB 50 Persen
1 jam yang lalu
Polda Metro Jaya Bakal...
Polda Metro Jaya Bakal Panggil Hotman Paris Usai Dilaporkan PWI
2 jam yang lalu
APDSI dan PPPK Aksi...
APDSI dan PPPK Aksi Damai, Tuntut Pemenuhan Hak serta Gaji ke-13
3 jam yang lalu
Ketahanan Pangan Nasional,...
Ketahanan Pangan Nasional, Nestl Salurkan 90 Sapi Perah Impor di Jatim
3 jam yang lalu
PASTI Indonesia Desak...
PASTI Indonesia Desak Polda Kalsel Hentikan Kasus Babe Aldo dan Ditangani Bareskrim
4 jam yang lalu
Infografis
Resmi Dibuka, Ini Formasi...
Resmi Dibuka, Ini Formasi Sekolah Kedinasan 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved