Wakapolsek Gunungpati Ancam Bunuh Kapolsek

Selasa, 24 Februari 2015 - 18:13 WIB
Wakapolsek Gunungpati...
Wakapolsek Gunungpati Ancam Bunuh Kapolsek
A A A
SEMARANG - Insiden memalukan mencoreng Korps Bhayangkara kembali terjadi di Semarang. Diduga dalam kondisi mabuk, Wakapolsek Gunungpati AKP H mengancam membunuh Kapolsek Gunungpati dengan gobang, merusak ruang piket intel, dan merusak mobil Kapolsek.

Informasi yang dihimpun dari sumber KORAN SINDO, insiden itu terjadi Selasa lalu sekira pukul 20.00 di Mapolsek Gunungpati.

Insiden berawal sekira pukul 16.00 ketika AKP H bersama dua SPG rokok berkaraoke di sebuah kafe di daerah Nongko Sawit, Gunungpati.

Pukul 19.30, seorang karyawan kafe melaporkan AKP H mengamuk dan menyekap salah satu SPG. Atas insiden ini, Kapolsek Kompol Ahmadi memerintahkan Aiptu Mian untuk mengecek lokasi dan mengajak AKP H kembali ke Mapolsek Gunungpati.

Namun, Aiptu Mian justru dimarahi. "Mengatakan, Kapolsek disuruh aja ke sini. Kamu masih bintara, aku ini AKP dan Wakapolsek," kata salah satu sumber KORAN SINDO.

Ternyata, tak lama kemudian AKP H datang ke Mapolsek membawa sajam jenis gobang. Kapolsek justru kena marah oleh Wakapolsek. Bahkan, Wakapolsek mengancam menggorok leher Kapolsek.

Kapolsek yang ketakutan menyelamatkan diri. AKP H terus mencari-cari Kapolsek dan Aiptu Mian. Karena tidak ketemu, AKP H bahkan mengancam membunuh tiga polisi di sana.

Dia lalu merusak ruang piket intel dan merusak mobil Karimun milik Kapolsek. Setelah mengamuk di Mapolsek, AKP H pergi bersama SPG dan pemilik kafe. Informasi yang dihimpun, hingga saat ini AKP H masih buron.

Kepala Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Jawa Tengah Kombes Pol Hendra Supriatna, mengatakan hingga Selasa (24/2/2015) siang dia belum mendapat laporan AKP H sudah diamankan.

"Sampai sekarang saya belum dapat laporan (DPO). Saya sudah perintahkan agar dia diamankan dan dibawa ke Mapolda," ungkapnya saat dikonfirmasi KORAN SINDO via telepon seluler, Selasa (24/2/2015) siang.

Terkait perusakan ruang Unit Intel, mengancam membunuh Kapolsek, dan merusak mobil, Hendra Supriatna menyebut pihaknya mendorong agar itu diproses pidana dulu.

"Setelah itu, baru diproses internal. Itu bisa kode etik, ancaman terberatnya PTDH (pemberhentian tidak dengan hormat) alias pecat. Dia (AKP H) belum dimutasi ke Polda," lanjutnya.

Terpisah, Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Djihartono mengatakan bawahannya itu sudah tidak layak menjabat.

"Mutasi dan sanksi internal tentu akan menyusul. Itu harus diproses," ungkapnya di Mapolrestabes Semarang.

Saat ditanyakan status Wakapolsek itu menjadi DPO alias buron, Djihartono mengaku tidak tahu. "Saya tidak tahu kalau buron."
(zik)
Berita Terkait
Putri Gus Dur: Jadikan...
Putri Gus Dur: Jadikan Humor sebagai Barang Bukti Adalah Kegagalan
Ini Modus Oknum Perwira...
Ini Modus Oknum Perwira Polisi yang Ditangkap karena Gelapkan 83 Mobil
Periksa Pengunggah Guyonan...
Periksa Pengunggah Guyonan Gus Dur, Polisi Dikecam Gusdurian
Diduga Tangkap Warga...
Diduga Tangkap Warga Tanpa Bukti, Mapolsek Dringu Digeruduk Massa
Mobil Hasil Penggelapan...
Mobil Hasil Penggelapan Iptu HA Capai 115 Unit, Korban Dipersilakan Datang ke Polda Kepri
2 Oknum Polisi Aniaya...
2 Oknum Polisi Aniaya Warga, Kapolres Aceh Timur Minta Maaf ke Korban
Berita Terkini
Pemprov DKI Buka 2.843...
Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Kerja Sektor Padat Karya, Pramono: Gaji UMP Jakarta
26 menit yang lalu
Ratusan Pelajar di Jaktim...
Ratusan Pelajar di Jaktim Ikuti Pelatihan Penguatan Karakter dan Kepemimpinan Inovatif
33 menit yang lalu
Tiket Kereta Liburan...
Tiket Kereta Liburan Sekolah Diskon 30%, Pemesanan Mulai 6 Juni
50 menit yang lalu
Mimika Darurat Narkoba,...
Mimika Darurat Narkoba, Rampeani Rachman Minta Bandar Diburu hingga ke Akar
1 jam yang lalu
Teladani KH. Wahab Hasbullah,...
Teladani KH. Wahab Hasbullah, Menag Dorong Pesantren Cetak Generasi Unggul
3 jam yang lalu
24 RW di Jakarta Bakal...
24 RW di Jakarta Bakal Alami Gangguan Air Bersih, Ini Penyebabnya
4 jam yang lalu
Infografis
Trump Serius Ancam Iran...
Trump Serius Ancam Iran dengan Kekuatan Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved