KSAD Janji Kawal Peredaran Pupuk

Kamis, 22 Januari 2015 - 10:44 WIB
KSAD Janji Kawal Peredaran...
KSAD Janji Kawal Peredaran Pupuk
A A A
BOJONEGORO - Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD), Jenderal Gatot Nurmantyo, ditemani Pangdam V Brawijaya, Mayjen TNI Eko Wiratmoko; Wakil Gubernur Jawa Timur (Jatim), Saifullah Yusuf; Dirjen Tanaman Pangan Kementerian Pertanian, Semiring; dan Bupati Bojonegoro, Suyoto, melakukan panen raya padi di daerah bantaran Sungai Bengawan Solo tepatnya di Desa Kedungarum, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro, kemarin.

Panen raya padi ini diikuti ratusan petani yang mempunyai sawah di daerah bantaran Sungai Bengawan Solo. Panen padi kali ini seluas 350 hektare (ha) dengan rata-rata hasil panen padi per hektare mencapai 8–10 ton gabah. KSAD Jenderal TNI Gatot Nurmantyo usai melakukan panen raya padi mengatakan, panen padi di daerah bantaran Sungai Bengawan Solo di Bojonegoro ini cukup berhasil.

Bahkan, kata dia, rata-rata hasil panen padi per hektare bisa mencapai sepuluh ton. “Sebelumnya setiap kali musim hujan, petani di bantaran Sungai Bengawan Solo ini penuh lembah tangisan, tetapi sekarang jadi lembah senyuman,” ujarnya.

Dia mengatakan, KSAD telah diperintahkan Presiden Joko Widodo untuk mewujudkan swasembada pangan. Karena itu di lapangan, anggota Babinsa di setiap desa ikut membantu menjadi penyuluh pertanian agar panen padi berhasil.

Untuk mencapai swasembada pangan itu, kata Gatot Nurmantyo, ada syarat yang harus dipenuhi, di antaranya memperbaiki tanggul dan waduk yang rusak serta membangun tanggul atau waduk jika diperlukan. Kemudian, memperbaiki jaringan dan saluran irigasi untuk menyuplai kebutuhan air di persawahan.

Untuk mencapai swasembada pangan itu, lanjut Gatot, di daerah Karangnongko, Kabupaten Bojonegoro, nantinya juga akan dibangun Waduk Karangnongko yang menelan anggaran senilai Rp900 miliar.

Pemkab Bojonegoro siap menyediakan anggaran Rp100 miliar, selebihnya Pemprov Jatim dan pemerintah pusat siap menyediakan anggaran Rp600 miliar sampai Rp700 miliar. “Itu semua untuk mencapai swasembada pangan. Saat ini saja di Jatim terjadi surplus padi dua ton, dari sebelumnya 12 juta ton menjadi 14 ton. Kabupaten Bojonegoro bisa menghasilkan satu juta ton padi itu luar biasa,” ungkapnya.

Selain itu, untuk kelancaran distribusi pupuk dari pabrik ke petani, juga akan mendapatkan perhatian. Prajurit TNI, kata Gatot, akan ikut mengawasi pendistribusian pupuk sejak dari pelabuhan hingga sampai ke kios pupuk dan sampai ke tangan petani. “Distribusi pupuk harus tepat sasaran dan juga tepat waktunya,” ujarnya.

Sementara itu, bupati Bojonegoro saat melakukan panen raya mengatakan, Kabupaten Bojonegoro bertekad ingin menjadi lumbung pangan dan juga lumbung energi bagi negeri. Sebelumnya, kata dia, petani di daerah Kedungadem telah berhasil memanen bawang merah, dan kini dilanjutkan panen padi di daerah Kanor.

“Kalau sebelumnya petani di daerah bantaran Bengawan Solo ini selalu gagal panen saat musim hujan karena kebanjiran, kini mereka bisa tersenyum karena berhasil panen padi,” ujarnya.

Muhammad Roqib
(ftr)
Berita Terkait
DPW PKS Jawa Timur Siap...
DPW PKS Jawa Timur Siap Sinergi dan Kolaborasi Bangun Jawa Timur
Inflasi Jawa Timur September...
Inflasi Jawa Timur September Tertinggi di Pulau Jawa
China Mendominasi Impor...
China Mendominasi Impor Jawa Timur
BPH Migas bersama Anggota...
BPH Migas bersama Anggota Komisi VII DPR RI Gelar Sosialisasi
Hari Pertama PPKM, 792...
Hari Pertama PPKM, 792 Warga Jatim Positif COVID-19
Gubernur Khofifah dan...
Gubernur Khofifah dan Dubes Finlandia Jajaki Potensi Kerjasama Pendidikan dan Teknologi
Berita Terkini
Bripka Dedy Wiratama...
Bripka Dedy Wiratama yang Bekingi Kampung Narkoba Samarinda Dipecat
1 jam yang lalu
GBK Diprediksi Dipadati...
GBK Diprediksi Dipadati Puluhan Ribu Pengunjung Akhir Pekan Ini, Dishub Siapkan Rekayasa Lalin
2 jam yang lalu
Soal Aturan Baru Kemenkes,...
Soal Aturan Baru Kemenkes, Bupati Bondowoso Komitmen Lindungi Petani Tembakau
2 jam yang lalu
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
2 jam yang lalu
Lampung Kukuhkan Diri...
Lampung Kukuhkan Diri sebagai Sentra Semangka Nasional
2 jam yang lalu
PPP Banten Gelar Mukerwil...
PPP Banten Gelar Mukerwil V, Fokus Konsolidasi Hadapi Verifikasi Pemilu 2029
3 jam yang lalu
Infografis
Muhammadiyah Terima...
Muhammadiyah Terima Jatah Tambang, Janji Kembalikan IUP Jika...
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved