JOB PPEJ Sulit Naikkan Produksi di Sukowati

Jum'at, 02 Januari 2015 - 11:40 WIB
JOB PPEJ Sulit Naikkan...
JOB PPEJ Sulit Naikkan Produksi di Sukowati
A A A
BOJONEGORO - Joint Operating Body Pertamina-Petrochina East Java (JOB PPEJ) kesulitan menaikkan produksi minyak mentah dari Lapangan Sukowati di Bojonegoro.

Sebab, sejumlah sumur di lapangan ini telah mengalami penurunan produksi secara alamiah. Sumur minyak di Lapangan Sukowati, Bojonegoro, berjumlah 68 sumur. Namun, hanya 36 sumur yang masih berproduksi, sedangkan sisanya 32 sumur sudah berkurang, bahkan tidak berproduksi sama sekali. Akibatnya, target produksi minyak mentah yang semula 27.000 barel hanya bisa terpenuhi 23.500 barel per hari.

Menurut Field Manager JOB PPEJ Junizar Dipodiwirjo, naiknya kadar air dalam proses pengeboran juga ikut menyulitkan peningkatan produksi. ”Ada penurunan produksi secara alamiah. Gambarannya dari sebelumnya kadar air 0% kini naik menjadi 38% dalam pengeboran,” ujarnya.

Untuk meningkatkan produksi, beberapa upaya dilakukan, di antaranya merawat sumur kering atau yang cadangan minyaknya sudah mulai berkurang di Lapangan Sukowati maupun di Lapangan Mudi, Tuban. Selain itu, melakukan penggantian pompa-pompa, memperbaiki semen di dasar sumur agar tidak ada air yang masuk, dan menambah sumur-sumur baru.

Pada 2015, target produksi diperkirakan lebih rendah daripada tahun 2014, mengingat pengembangan sumur-sumur baru belum berproduksi. ”Seperti diketahui, di Lapangan Sukowati banyak sumur yang sudah tidak ada sehingga melakukan pengeboran di pinggir. Memang jumlah minyaknya tidak sebanyak sebelumnya. Sebelumnya sampai 3.000 barel per hari, tetapi sekarang hanya sekitar 400-600 barel per hari,” ujarnya.

Sebelumnya JOB PPEJ juga berencana mengebor minyak mentah yang berada di bawah Alun-alun Bojonegoro dan Gedung Pemkab Bojonegoro. Sesuai rencana, pengeboran dilakukan secara miring atau menyilang. Titik pengeboran akan dipusatkan di Jalan Veteran, Kota Bojonegoro.

Jarak antara titik pengeboran minyak ini dengan kawasan Alun-alun Bojonegoro dan Pendapa Pemkab Bojonegoro sekitar 3-4 km. Lokasi titik pengeboran minyak ini berada di daerah pinggiran Kota Bojonegoro, tetapi akan menyedot minyak yang berada di tengah Kota Bojonegoro.

Namun, rencana pengembangan lapangan migas Sukowati Pad C dan Pad D hingga kini masih dalam kajian. Sesuai rencana, titik lokasi pengeboran di kawasan Kelurahan Sukorejo, Kecamatan Bojonegoro, itu memerlukan lahan seluas 6 hektare.

Sementara, lahan sabuk pengaman (buffer zone)memerlukan lahan seluas sekitar 10 hektare. Untuk lahan sabuk pengaman ini, diperkirakan tidak akan mengubah kondisi lingkungan sebelumnya.

Muhammad Roqib
(ftr)
Berita Terkait
DPW PKS Jawa Timur Siap...
DPW PKS Jawa Timur Siap Sinergi dan Kolaborasi Bangun Jawa Timur
Inflasi Jawa Timur September...
Inflasi Jawa Timur September Tertinggi di Pulau Jawa
China Mendominasi Impor...
China Mendominasi Impor Jawa Timur
Hari Pertama PPKM, 792...
Hari Pertama PPKM, 792 Warga Jatim Positif COVID-19
Gubernur Khofifah dan...
Gubernur Khofifah dan Dubes Finlandia Jajaki Potensi Kerjasama Pendidikan dan Teknologi
BPH Migas bersama Anggota...
BPH Migas bersama Anggota Komisi VII DPR RI Gelar Sosialisasi
Berita Terkini
Pemkab Bogor Tegaskan...
Pemkab Bogor Tegaskan Komitmen Jalankan Putusan PTUN Bandung Terkait Sentul City
2 jam yang lalu
Perjalanan KRL Bogor-Jakarta...
Perjalanan KRL Bogor-Jakarta Terganggu Imbas Vandalisme Alat Sinyal di Bojong Gede-Citayam
4 jam yang lalu
Berkali-kali Gagal Tes,...
Berkali-kali Gagal Tes, Anak Petani Sumbawa Bangga Dilantik Prabowo Jadi Perwira TNI
5 jam yang lalu
PSN Papua Perkuat Pemerataan...
PSN Papua Perkuat Pemerataan Pembangunan Indonesia
5 jam yang lalu
Bangun Harapan dari...
Bangun Harapan dari Wilayah 3T, PNM Peduli Tingkatkan Fasilitas SD Inpres Wae Moto
5 jam yang lalu
Di Kongres Nasional...
Di Kongres Nasional PMKRI, Sudirman Said Ajak Mahasiswa Bangun Kepemimpinan Intrinsik
5 jam yang lalu
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved