Pemprov Diminta Teliti Temuan Gas

Jum'at, 26 Desember 2014 - 13:11 WIB
Pemprov Diminta Teliti...
Pemprov Diminta Teliti Temuan Gas
A A A
PAMEKASAN - Temuan kandungan gas di Dusun Bujudan, Desa Pamoroh, Kecamatan Kadur, Kabupaten Pamekasan, dilaporkan ke Pemprov Jatim. Pemkab Pamekasan berharap segera ada tindak lanjut dari pemprov untuk membantu penelitian.

“Kami sebenarnya juga telah berkoordinasi dengan Bagian Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Pamekasan agar dilakukan penelitian,” kata Kepala Bagian Sumber Daya Alam Pemkab Pamekasan Shalah Samlan melalui telepon kemarin. Menurut dia, sejak memperoleh laporan dari Camar Kadur, Bagian SDA telah menerjunkan tim ke lokasi penemuan, sekitar 19 km dari Kota Pamekasan.

Dari hasil survei tim terungkap bahwa potensi gas itu ditemukan warga pada galian sumur pada kedalaman 110 meter di halaman rumah warga bernama Mohammad Thoha. Dari catatan Bagian SDA Pamekasan, temuan kandungan gas di permukiman warga memang bukan kali ini saja terjadi. Pada April 2013, kandungan gas juga ditemukan di Desa Bujur Timur, Kecamatan Batumarmar.

Namun, kandungan gas tersebut ternyata kecil sehingga beberapa bulan kemudian sudah habis. “Kalau memang potensinya banyak, sebenarnya kami memang telah berencana untuk mengolahnya,” kata Shalah. Kecamatan Kadur merupakan salah satu wilayah di Pamekasan yang diduga banyak mengandung gas alam.

Di kecamatan ini, tepatnya di Desa Kertagena Tengah, juga terdapat kandungan gas yang sampai saat ini masih berfungsi dan bisa digunakan sekitar 10 kepala keluarga. Temuan gas di Dusun Dusun Bujudan, Desa Pamoroh, disambut positif DPRD Pamekasan.

Anggota Fraksi PKB Munaji Santoso meminta Pemkab Pamekasan segera berkoordinasi dengan Pemprov Jatim untuk melakukan penelitian lebih mendalam. “Hal ini dimaksudkan agar bisa diketahui sebe-rapa besar potensi kandungan gas yang ada di sana,” kata Munaji kemarin.

Menurut dia, saat ini banyak warga di dusun resah dan khawatir semburan gas itu berbahaya seperti yang terjadi di Sidoarjo. Namun, Munaji mengaku telah meminta warga tenang karena sejauh ini masih akan diteliti. Dia meyakini semburan gas yang ditemukan tersebut tidak berbahaya.

“Hal ini pernah juga terjadi di Desa Bujur Timur, desa asal saya pada 2013, tidak berbahaya kok ,” katanya. Meski demikian, Munaji tetap meminta Pemkab Pamekasan, segera melakukan penelitian terkait kasus semburan gas itu.

Subairi/Okezone/ant
(ftr)
Berita Terkait
DPW PKS Jawa Timur Siap...
DPW PKS Jawa Timur Siap Sinergi dan Kolaborasi Bangun Jawa Timur
Inflasi Jawa Timur September...
Inflasi Jawa Timur September Tertinggi di Pulau Jawa
China Mendominasi Impor...
China Mendominasi Impor Jawa Timur
Hari Pertama PPKM, 792...
Hari Pertama PPKM, 792 Warga Jatim Positif COVID-19
Gubernur Khofifah dan...
Gubernur Khofifah dan Dubes Finlandia Jajaki Potensi Kerjasama Pendidikan dan Teknologi
BPH Migas bersama Anggota...
BPH Migas bersama Anggota Komisi VII DPR RI Gelar Sosialisasi
Berita Terkini
Keberhasilan HUT Papua...
Keberhasilan HUT Papua Tengah Gerakkan UMKM, Talius Tabuni Minta Jadi Acuan Program Daerah
1 jam yang lalu
Karhutla Dominasi Bencana...
Karhutla Dominasi Bencana Alam pada Pekan Ini, BNPB: Dampak Musim Kemarau
2 jam yang lalu
Minta Libatkan Masyarakat...
Minta Libatkan Masyarakat Adat, MPSI: PSN Wanam Harus Jamin Pendidikan Anak Papua
2 jam yang lalu
Gejolak PPP Banten,...
Gejolak PPP Banten, dari Gugatan ke Pengadilan hingga Saling Somasi
2 jam yang lalu
Kemenhut Bangun Rumah...
Kemenhut Bangun Rumah untuk Warga Terdampak Bencana Aceh Tamiang
2 jam yang lalu
Polisi Bakal Panggil...
Polisi Bakal Panggil Pengemudi Alphard dan Satpam yang Terlibat Cekcok di Bundaran HI
3 jam yang lalu
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Bakal Bangun 11 Rusun Baru, Ini Lokasinya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved