Serba-Merah dan Putih di Perayaan Natal

Selasa, 23 Desember 2014 - 11:04 WIB
Serba-Merah dan Putih...
Serba-Merah dan Putih di Perayaan Natal
A A A
SURABAYA - Perayaan Natal tinggal menghitung hari. Umat Nasrani mulai sibuk mempersiapkan diri, termasuk busana Natal.

Salah satu yang menjadi referensi adalah busana serbamerah dan putih. Selain memberi kesan ceria, kedua warna ini menjadi warna khas busana saat perayaan Natal. Salah satu busana Natal itu kemarin diperagakan model di Sogo Ladies Wear Tunjungan Plaza (TP) Surabaya.

Busana itu berbahan polyester, ciffon, dan viscose. “Semua busana koleksi kami untuk Natal kebanyakan pasti dress , baik yang short dress maupun long dress . Sengaja untuk koleksi kali ini kami lebih banyak bermain pada busana merah dan putih karena dua warna ini identik Natal, sekaligus menjadi tema besar untuk outlet kami. Makanya saat masuk area Sogo tentu banyak melihat pernak-pernik Natalnya serbamerah dan putih,” kata Sales Manager Sogo Ladies Wear TP Dita Iswari.

Dia menjelaskan, dress Natal yang ditampilkan untuk menjadi tren tahun ini yakni busana tanpa lengan. Sedangkan, detail yang dimainkan juga tidak terlalu menonjol. Misalnya, pada busana short dress putih, terlihat kombinasi yang digunakan hanya berupa guratan bunga berwarna krem pada bagian depan dan tidak terlihat terlalu mencolok.

Begitu juga dengan busana warna merah terlihat polos tanpa ada tambahan detail dan justru semakin terlihat cantik ketika dipadu dengan kalung kristal berukuran agak besar sehingga kilaunya memberi kesan anggun.

Gaya busana yang tidak jauh beda dan menghindarkan terlalu banyak detail juga terlihat pada busana long dress putih tulang yang hanya menampilkan detail dengan model kain terawang pada busana bagian atas.

“Busananya kali ini memang lebih banyak dress dengan potongan tanpa lengan, mengingat perayaan Natal di tempat kita tentu berbeda dengan di luar negeri. Kalau di luar negeri mungkin modelnya lebih banyak yang tebal dan tertutup karena di sana sedang memasuki musim dingin atau salju, sedangkan kita di sini kan gak ,” ungkap Dita.

Mamik Wijayanti
(ftr)
Berita Terkait
DPW PKS Jawa Timur Siap...
DPW PKS Jawa Timur Siap Sinergi dan Kolaborasi Bangun Jawa Timur
Inflasi Jawa Timur September...
Inflasi Jawa Timur September Tertinggi di Pulau Jawa
China Mendominasi Impor...
China Mendominasi Impor Jawa Timur
Hari Pertama PPKM, 792...
Hari Pertama PPKM, 792 Warga Jatim Positif COVID-19
Gubernur Khofifah dan...
Gubernur Khofifah dan Dubes Finlandia Jajaki Potensi Kerjasama Pendidikan dan Teknologi
BPH Migas bersama Anggota...
BPH Migas bersama Anggota Komisi VII DPR RI Gelar Sosialisasi
Berita Terkini
7 Pengeroyok Prajurit...
7 Pengeroyok Prajurit TNI Kodam Cenderawasih hingga Tewas Ditetapkan sebagai Tersangka
1 jam yang lalu
Peradi Profesional-Unisba...
Peradi Profesional-Unisba Perkuat Pendidikan Hukum dan Pengembangan Profesi Advokat
1 jam yang lalu
Perkuat Ekonomi Maluku...
Perkuat Ekonomi Maluku Utara, APHI Dorong Penerapan Multiusaha Kehutanan
2 jam yang lalu
Apresiasi Polda Sumut...
Apresiasi Polda Sumut Ungkap Ribuan Kasus Narkoba, Sahroni: Kejar Bandarnya, Selamatkan Masyarakat!
2 jam yang lalu
Prajurit TNI Kodam XVII...
Prajurit TNI Kodam XVII Cenderawasih Tewas Dikeroyok Sembilan Orang di Kabupaten Tangerang
3 jam yang lalu
Dukung Penguatan Ekonomi...
Dukung Penguatan Ekonomi Kerakyatan, Danantara Tinjau Pemberdayaan Nasabah PNM di Mojokerto
3 jam yang lalu
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved