Bonek Kritik Kerja RD

Minggu, 09 November 2014 - 13:17 WIB
Bonek Kritik Kerja RD
Bonek Kritik Kerja RD
A A A
SURABAYA - Gelagat bakal amannya posisi Rahmad Darmawan sebagai pelatih Persebaya membuat Bonek gerah. Di mata suporter fanatik Persebaya Surabaya, pelatih yang biasa dipanggil RD itu seharusnya layak digusur.

Menurut salah satu koordinator Bonek, Sinyo Devara, manajemen Persebaya seharusnya lebih tegas dalam melakukan evaluasi terkait kegagalan mencapai target musim ini. Pelatih, menurut Sinyo, punya peran penting dalam kegagalan dan jangan hanya mengevaluasi pemain. Jika tidak ingin bernasib sama musim depan, lanjut Sinyo, manajemen Persebaya harus melakukan perubahan secara besarbesaran.

“Termasuk harus berani memutus kontrak RD dan membuang pemain malas,” tandas Sinyo kepada KORAN SINDO. Meski sudah mengetahui track record RD sebagai pelatih, menurut Sinyo, tidak menjadi garansi dia bakal sukses bersama Persebaya. Karakter kepelatihannya belum tentu cocok dengan karakter Persebaya. Sinyo mengatakan, pelatih bukan hanya urusan teknis, karena Persebaya butuh pelatih berkarakter dan bisa memacu motivasi pemain.

Selain itu, lanjutnya, tidak seharusnya manajemen Persebaya langsung mengikat RD selama dua musim. Apalagi, di musim pertama sudah gagal mencapai target meski memiliki banyak pemain berharga mahal. “Pelatih di Persebaya juga harus siap dikritik,” ujarnya. Di luar tekanan Bonek , posisi RD bisa dibilang aman.

Tidak ada guncangan berarti dari manajemen. Sebaliknya, belum lama ini CEO Persebaya Gede Widiade memuji kinerja RD yang sudah dianggap profesional. Gede berani memberi nilai delapan atas kerja mantan pelatih Persija Jakarta itu. Soal kegagalan, banyak faktor yang memengaruhi. Salah satunya minim pemain dan banyak pemain cedera. Badai cedera datang secara besarbesaran saat Persebaya bertanding di babak 8 besar.

Saat itu, Persebaya harus kehilangan sejumlah pemain inti akibat cedera seperti Ricardo Salampessy, Dedi Kusnandar, Greg Nwokolo, dan Alfin Tuasalamony. Selain itu, terdapat beberapa pemain yang bisa tampil tapi tak bisa maksimal lantaran kondisi belum 100% fit. Mereka di antaranya Manahati Lestusen, Fandi Eko Utomo, Emmanuel Kenmogne, dan Hasim Kipuw.

“Banyak pemain Persebaya yang masuk timnas, dari awal sudah harus diantisipasi pelatih risikonya membela timnas, “ ucapnya. Soal program latihan, musim ini memang jauh berbeda dengan musim sebelumnya ketika ditangani Tonny Ho. Kala itu, Persebaya lebih banyak melakukan program latihan fisik yang berimbas minimnya terjadi cedera. Sementara musim ini nyaris tidak tampak program fisik seperti sebelumnya.

Rachmad tomy
(bbg)
Berita Terkait
DPW PKS Jawa Timur Siap...
DPW PKS Jawa Timur Siap Sinergi dan Kolaborasi Bangun Jawa Timur
Inflasi Jawa Timur September...
Inflasi Jawa Timur September Tertinggi di Pulau Jawa
China Mendominasi Impor...
China Mendominasi Impor Jawa Timur
BPH Migas bersama Anggota...
BPH Migas bersama Anggota Komisi VII DPR RI Gelar Sosialisasi
Hari Pertama PPKM, 792...
Hari Pertama PPKM, 792 Warga Jatim Positif COVID-19
Gubernur Khofifah dan...
Gubernur Khofifah dan Dubes Finlandia Jajaki Potensi Kerjasama Pendidikan dan Teknologi
Berita Terkini
Saiful Mujani Penuhi...
Saiful Mujani Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya terkait Kasus Dugaan Penghasutan
1 jam yang lalu
2 WNA Ditemukan Tewas...
2 WNA Ditemukan Tewas di Apartemen Jakbar
2 jam yang lalu
Sinergi Pemprov DKI...
Sinergi Pemprov DKI dan BI, Inflasi Jakarta Melandai pada Mei
4 jam yang lalu
4 Kombes Digeser ke...
4 Kombes Digeser ke Polda Pulau Jawa pada Mutasi Polri Mei 2026
5 jam yang lalu
Bayar PBB-P2 hingga...
Bayar PBB-P2 hingga 31 Juli, Warga Jakarta Otomatis Dapat Potongan 7,5%
5 jam yang lalu
Gerakan Kurbanlah Salurkan...
Gerakan Kurbanlah Salurkan Hewan Kurban untuk 3.000 Keluarga di Aceh
7 jam yang lalu
Infografis
Atasi Tawuran, Pemprov...
Atasi Tawuran, Pemprov Jakarta Bakal Buka 500.000 Lapangan Kerja
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved