Kubangan Pasir di Pasuruan Miliki Panas 243 Derajat

Rabu, 10 September 2014 - 22:09 WIB
Kubangan Pasir di Pasuruan...
Kubangan Pasir di Pasuruan Miliki Panas 243 Derajat
A A A
PASURUAN - Kubangan pasir di lahan bekas pabrik karton di Kota Pasuruan, mengandung suhu udara berkisar antara 148-243 derajat celcius, tujuh kali lipat dibanding suhu normal tanah yang rata-rata hanya 32 derajat celcius.

Temuan ini diketahui setelah Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Pemprov Jatim melakukan penelitian di lahan bekas pabrik yang berdiri sejak zaman Belanda itu. Kubangan pasir panas telah menelan seorang korban luka.

"Hasil pengecekan di lokasi, suhu panas di dalam tanah di sekitar lubang mencapai 148-243 derajat celcius. Sedangkan suhu di permukaan mencapai 38 derajat celcius. Padahal suhu normal tanah rata-rata hanya sekitar 32 derajat celcius," kata Kepala Seksi Geologi dan Tata Lingkungan Dinas ESDM Pemprov Jatim Ramadi Seno, Rabu (10/9/2014).

Menurut Ramadi, tingginya suhu tanah di sekitar kubangan cukup berbahaya, apabila terkena langsung pada kulit manusia. Suhu panas ini dipastikan bukan berasal dari gas alam yang mudah terbakar.

Karena dari pengamatannya, di sekitar lokasi ditemukannya lubang tanah yang mengeluarkan panas, terdapat beberapa tumpukan menyerupai tanah yang dibungkus dengan karung plastik. Dugaan sementara, material di dalam bungkusan tersebut merupakan abu bekas pembakaran batu-bara yang masih mengandung karbon aktif.

Untuk memastikan material di dalam bungkusan karung plastik, pihaknya telah mengambil beberapa sampel tanah dan udara di sekitar lokasi kubangan pasir panas. Sampel tanah dan udara ini akan diteliti dan diuji di laboratorium.

"Kondisi tanah yang mengandung suhu panas ini terlokalisir pada beberapa tempat yang terdapat tumpukan material. Dugaan sementara, material ini berasal dari abu bekas pembakaran batu bara," terangnya.

Pada areal kubangan tanah pasir yang mengeluarkan hawa panas terdapat tanaman pohon jati yang berusia sekitar lima tahun. Meski demikian, suhu panas dalam tanah ini tidak mengakibatkan pohon jati kering atau bahkan mati.

Untuk mengantisipasi terulangnya kejadian yang mengakibatkan seorang korban luka telah dipasang garis polisi dengan radius 10 meter dari pusat kubangan pasir panas. Pengamanan ini dilakukan karena pada kawasan tersebut kerap dipergunakan sarana bermain anak dan lapangan sepakbola.
(san)
Berita Terkait
Pemprov Jatim Raih Penghargaan...
Pemprov Jatim Raih Penghargaan Perencanaan Pembangunan Terbaik
Inovasi Eko-Tren Hantarkan...
Inovasi Eko-Tren Hantarkan Gubernur Khofifah Raih Penghargaan KDI 2022
Gubernur Khofifah: Ratusan...
Gubernur Khofifah: Ratusan Ribu Ojol dan Masyarakat Berpenghasilan Rendah Nikmati Manfaat Pemutihan Pajak
Khofifah Tegaskan Job...
Khofifah Tegaskan Job Fair Jatim Wujud Nyata Melayani Kebutuhan Masyarakat
Ekonomi Jatim Triwulan...
Ekonomi Jatim Triwulan III 2025 Tumbuh Tertinggi 1,70%, Khofifah: Bukti Soliditas Semua Pihak
Biro Perekonomian Pemprov...
Biro Perekonomian Pemprov Jatim Launching JAIM Report, Apa Itu?
Berita Terkini
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
7 jam yang lalu
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
7 jam yang lalu
300 Siswa-Warga Dapatkan...
300 Siswa-Warga Dapatkan Pemeriksaan Mata dan Kacamata Gratis
8 jam yang lalu
Bongkar Gudang Penyimpanan...
Bongkar Gudang Penyimpanan Kosmetik Impor Ilegal di Tangerang, BPOM Ungkap Modus Operandi dan Peredaran
8 jam yang lalu
Stop Polemik, Prof Dede:...
Stop Polemik, Prof Dede: Pengelolaan Yayasan Diserahkan ke Pemerintah melalui UIN Jakarta
10 jam yang lalu
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
11 jam yang lalu
Infografis
10 Wonderkid Calon Bintang...
10 Wonderkid Calon Bintang di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved