PKL Kartini Akan Direlokasi ke Pasar Dargo
Kamis, 04 September 2014 - 17:31 WIB
PKL Kartini Akan Direlokasi ke Pasar Dargo
A
A
A
SEMARANG - Setelah terkatung-katung, nasib para Pedagang Kaki Lima (PKL) Jalan Kartini mulai jelas. Dinas Pasar Kota Semarang berencana merelokasi mereka ke Pasar Dargo Semarang yang terletak di Jalan Dr Cipto.
Hal itu dikatakan Kepala Dinas Pasar Trijoto Sardjoko kepada KORAN SINDO. "Sudah kami cek di Pasar Dargo itu, ternyata lokasinya masih luas dan mampu menampung para PKL eks Jalan Kartini," kata dia, Kamis (4/9/2014).
Pihaknya sudah melakukan sosialisasi kepada para PKL. Memang, lanjut dia, terjadi pro kontra dari para pedagang mengenai rencana relokasi tersebut.
"Pro dan kontra itu wajar, tapi niat kami baik untuk menempatkan mereka di lokasi yang selayaknya."
Kebanyakan dari para PKL menolak direlokasi dengan alasan khawatir dagangannya tidak laku. Namun, pihaknya mengaku akan berusaha membantu para pedagang untuk upaya sosialisasi dan pemasarannya.
"Nanti akan kami bantu pemasarannya. Lagipula kalau sudah langganan, pembeli pasti akan mencari dagangannya itu, meskipun mereka pindah ke lokasi lain."
Selain melakukan sosialisasi lanjut Trijoto, pihaknya saat ini juga sedang melakukan pendataan PKL eks Kartini. Pihaknya memperkirakan ada 200 pedagang yang akan direlokasi ke lokasi eks Pasar Beras di Kota Semarang itu.
"Kalau PKL mau permanen tidak ada masalah, apalagi ada rencana pembangunan Pasar Dargo pada 2016 nanti," tegasnya.
Lebih lanjut Trijoto menambahkan, upaya penertiban PKL yang dilakukan Pemkot Semarang itu harus mendapat dukungan penuh dari semua pihak termasuk pedagang. Sebab, jika tidak, usaha itu akan sia-sia.
"Intinya tujuan kami baik, yakni untuk menjaga ketertiban dan kebersihan Kota Semarang. Nantinya para PKL yang ditertibkan itu akan kami relokasi ke sejumlah tempat yang sudah kami sediakan. Ini juga butuh kerja sama antara pedagang agar semua berjalan lancar," pungkasnya.
Sementara itu, para PKL Jalan Kartini mengaku memang sudah mengetahui rencana relokasi tersebut. Banyak di antara mereka yang meragukan upaya relokasi itu akan berhasil.
"Kalau pindah ke Pasar Dargo, apakah pemerintah dapat menjamin dagangan kami akan laku. Selama ini kami berjualan di sini dagangan laku keras karena ramai sekali pembelinya," kata Bambang (45), salah satu pedagang burung di Jalan Kartini.
Bambang mendesak agar Pemkot serius dalam upaya relokasi itu. Relokasi, lanjut dia, harus diikuti dengan upaya untuk memasarkan lokasi baru itu ke masyarakat. "Kalau hanya merelokasi saja mudah, tapi untuk menjaga para pembeli tetap datang itu yang harus diperjuangkan."
Hal itu dikatakan Kepala Dinas Pasar Trijoto Sardjoko kepada KORAN SINDO. "Sudah kami cek di Pasar Dargo itu, ternyata lokasinya masih luas dan mampu menampung para PKL eks Jalan Kartini," kata dia, Kamis (4/9/2014).
Pihaknya sudah melakukan sosialisasi kepada para PKL. Memang, lanjut dia, terjadi pro kontra dari para pedagang mengenai rencana relokasi tersebut.
"Pro dan kontra itu wajar, tapi niat kami baik untuk menempatkan mereka di lokasi yang selayaknya."
Kebanyakan dari para PKL menolak direlokasi dengan alasan khawatir dagangannya tidak laku. Namun, pihaknya mengaku akan berusaha membantu para pedagang untuk upaya sosialisasi dan pemasarannya.
"Nanti akan kami bantu pemasarannya. Lagipula kalau sudah langganan, pembeli pasti akan mencari dagangannya itu, meskipun mereka pindah ke lokasi lain."
Selain melakukan sosialisasi lanjut Trijoto, pihaknya saat ini juga sedang melakukan pendataan PKL eks Kartini. Pihaknya memperkirakan ada 200 pedagang yang akan direlokasi ke lokasi eks Pasar Beras di Kota Semarang itu.
"Kalau PKL mau permanen tidak ada masalah, apalagi ada rencana pembangunan Pasar Dargo pada 2016 nanti," tegasnya.
Lebih lanjut Trijoto menambahkan, upaya penertiban PKL yang dilakukan Pemkot Semarang itu harus mendapat dukungan penuh dari semua pihak termasuk pedagang. Sebab, jika tidak, usaha itu akan sia-sia.
"Intinya tujuan kami baik, yakni untuk menjaga ketertiban dan kebersihan Kota Semarang. Nantinya para PKL yang ditertibkan itu akan kami relokasi ke sejumlah tempat yang sudah kami sediakan. Ini juga butuh kerja sama antara pedagang agar semua berjalan lancar," pungkasnya.
Sementara itu, para PKL Jalan Kartini mengaku memang sudah mengetahui rencana relokasi tersebut. Banyak di antara mereka yang meragukan upaya relokasi itu akan berhasil.
"Kalau pindah ke Pasar Dargo, apakah pemerintah dapat menjamin dagangan kami akan laku. Selama ini kami berjualan di sini dagangan laku keras karena ramai sekali pembelinya," kata Bambang (45), salah satu pedagang burung di Jalan Kartini.
Bambang mendesak agar Pemkot serius dalam upaya relokasi itu. Relokasi, lanjut dia, harus diikuti dengan upaya untuk memasarkan lokasi baru itu ke masyarakat. "Kalau hanya merelokasi saja mudah, tapi untuk menjaga para pembeli tetap datang itu yang harus diperjuangkan."
(zik)