Mafia Tanah di Bandung Bakal Disikat Habis

Rabu, 13 Agustus 2014 - 12:15 WIB
Mafia Tanah di Bandung...
Mafia Tanah di Bandung Bakal Disikat Habis
A A A
BANDUNG - Kabareskrim Mabes Polri Komjen Pol Suhardi Alius menyatakan siap mendukung Pemerintah Kota Bandung untuk 'berperang' dengan mafia tanah yang selama ini sering mengklaim aset-aset negara, termasuk aset milik TNI dan Polri.

"Banyak aset pemerintah yang dipreteli oleh orang tidak bertanggung jawab. Sebenarnya ini sudah terjadi sejak saya jadi Kapolda (Jabar)," kata Suhardi yang juga mantan Kapolda Jabar saat ditemui di Balai Kota Bandung, Rabu (13/8/2014).

Untuk itu, lanjut Suhardi, pihaknya sengaja datang dan menggelar rapat dengan Wali Kota Bandung, Kapolrestabes Bandung, Kajari Bandung, dan Kepala BPN Kota Bandung untuk memberikan dukungan.

Menurutnya, selama ini banyak kasus penguasaan aset oleh pihak tidak bertanggung jawab dengan modus pembuatan dokumen palsu. Namun, setelah ditelusuri banyak dari mereka yang tidak bisa menunjukkan keabsahan dari dokumen-dokumen tersebut.

"Ini butuh komitmen dan konsisten. Saya dari Mabes Polri akan tunjuk penyidik terbaik untuk melaksanakannya‎. Jangan sampai aset yang sekian banyak beralih pada orang yang tidak bertanggung jawab. Nah, sekarang kita fight," tegasnya.

Pihaknya juga menegaskan, jika nantinya ada oknum penegak hukum seperti TNI, Polri, atau Kejaksaan, hal itu akan ditindak tegas dengan mengedepankan fungsi internal masing-masing instansi. "Kalau ada oknum di instansi harus diperiksa. Kita Polri back up 100 persen."

Di tempat yang sama, Wali Kota Bandung Ridwan Kamil (RK), mengaku perlu ada bantuan dari Mabes Polri lantaran kasus penguasaan aset tanah sudah melibatkan oknum-oknum di berbagai instansi.

Selain itu, nantinya Kota Bandung akan menjadi percontohan mengenai penegakan dan pelegalan aset yang sifatnya sistematis. "Tanpa back up nasional, gerak kita akan lambat. Makanya beliau (Kabareskrim) datang bela-belain untuk menyemangati dan kembali lagi ke Jakarta," pungkasnya.
(ilo)
Berita Terkait
Menuju Tata Kelola Barang...
Menuju Tata Kelola Barang Milik Daerah yang Lebih Baik
Disorot KPK, 1.400 Aset...
Disorot KPK, 1.400 Aset Pemkot Palembang Belum Tersertifikasi
Pemkot Makassar Bakal...
Pemkot Makassar Bakal Evaluasi Kerjasama Pengelolaan Aset Karebosi
Dewan Minta Dugaan Penyerobotan...
Dewan Minta Dugaan Penyerobotan Fasum di Tello Segera Diselesaikan
Terminal Daya Mati Suri,...
Terminal Daya Mati Suri, Dewan Desak Percepat Penyelesaian Aset
Hindari Sengketa, BKAD...
Hindari Sengketa, BKAD Diminta Sertifikasi Seluruh Aset Kota Bogor
Berita Terkini
Ada Konser hingga Lomba,...
Ada Konser hingga Lomba, Masyarakat Diimbau Hindari Kawasan GBK
1 jam yang lalu
Kaesang Nobar Timnas...
Kaesang Nobar Timnas Indonesia Bareng Gubernur Sumsel
1 jam yang lalu
Menekraf Dukung Festival...
Menekraf Dukung Festival Burger Dunia, Perkuat Ekosistem Kuliner Nasional
3 jam yang lalu
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Pagi Ini, Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 1.500 Meter
5 jam yang lalu
El Nino Bawa Kemarau...
El Nino Bawa Kemarau Lebih Kering, Puncaknya Agustus-September 2026
5 jam yang lalu
Kaesang Ungkap Dewan...
Kaesang Ungkap Dewan Pembina PSI Mulai Turun ke Daerah Akhir Juni
6 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved