Memanas, Massa Pro Penolakkan Penutupan Dolly Berdatangan

Rabu, 18 Juni 2014 - 15:16 WIB
Memanas, Massa Pro Penolakkan...
Memanas, Massa Pro Penolakkan Penutupan Dolly Berdatangan
A A A
SURABAYA - Ratusan massa dari luar lokalisasi yang pro penolakan penutupan Dolly mulai berdatangan. Mereka akan membaur menjadi satu dengan Front Pekerja Lokalisasi (FPL) di lokalisasi Dolly, Kelurahan Putat Jaya, Kecamatan Sawahan. Ratusan elemen itu mulai membaur dengan massa dari Front Pekerja Lokalisasi (FPL).

"Terimakasih atas kedatangan teman-teman Bonek, guru, mahasiswa dan masyarakat di luar lokalisasi yang membela rakyat untuk kehidupan yang layak," kata Kordinator Komunitas Pemuda Independen (KOPI) Saputra, disela aksi di lokalisasi Dolly, Rabu (18/6/2014).

Mereka, kata pria yang akrab disapa Pokemon, sepakat dengan perjuangan masyarakat lokalisasi untuk memperoleh kehidupan ekonomi yang layak. Dan juga tidak ada diskriminasi antara masyarakat lokalisasi dan di luar lokalisasi.

"Mereka turut berjuangan bagaimana ada jaminan ekonomi bagi warga lokalisasi. Tidak ada perbedaan," terangnya.

Dia menambahkan, hingga deklarasi nanti malam, masyarakat lokalisasi tetap meblokir akses masuk. Sementara, untuk hari ini, sejumlah PSK tetap berada di lokalisasi Dolly, namun tidak beroprasi. Karena kondisi Dolly yang mencekam menjelang deklarasi penutupan.

"Kami tidak akan membuka akses. Hingga saat ini ada tujuh titik yang memblokir akses. Tujuh Pintu. Tidak akan kami buka," ungkap Pokemon.

Sementara kondisi terkini lokalisasi Dolly masih mencekam. Paska kejadian bentrok dengan aparat kepolisian massa yang semula berkumpul di Depan Kantor Kecamatan Sawahan mulai membubarkan diri. Informasi yang dihimpun, ada satu orang dari FPL yang terkena pukul aparat.

Sedangkan polisi masih terlihat berjaga-jaga di tempat tersebut. Warga memasang sirine di segala penjuru lokalisasi. Tujuannya, untuk memberi tanda ketika terjadi bentrok susulan.
(san)
Berita Terkait
Malam di Dolly dan Kerlip...
Malam di Dolly dan Kerlip Rezeki yang Abadi
Coba Bangkitkan Kembali...
Coba Bangkitkan Kembali Prostitusi Dolly, 10 Orang Diproses Hukum
9 Tempat Prostitusi...
9 Tempat Prostitusi Legendaris di Indonesia, Nomor 4 Terbesar di Asia Tenggara
Lokalisasi Terbesar...
Lokalisasi Terbesar di Asia Tenggara Itu Kini Jadi Sentra Kuliner, Yuk Intip Sajiannya
Bisnis Esek-esek Itu...
Bisnis Esek-esek Itu Masih Tumbuh Subur di Kota Pahlawan, Dolly Belum Mati
Diajak ke Eks Lokalisasi...
Diajak ke Eks Lokalisasi Dolly, Ini Komentar Scroll of Honour Award
Berita Terkini
Ratusan Pelajar di Jaktim...
Ratusan Pelajar di Jaktim Ikuti Pelatihan Penguatan Karakter dan Kepemimpinan Inovatif
10 menit yang lalu
Tiket Kereta Liburan...
Tiket Kereta Liburan Sekolah Diskon 30%, Pemesanan Mulai 6 Juni
26 menit yang lalu
Mimika Darurat Narkoba,...
Mimika Darurat Narkoba, Rampeani Rachman Minta Bandar Diburu hingga ke Akar
1 jam yang lalu
Teladani KH. Wahab Hasbullah,...
Teladani KH. Wahab Hasbullah, Menag Dorong Pesantren Cetak Generasi Unggul
3 jam yang lalu
24 RW di Jakarta Bakal...
24 RW di Jakarta Bakal Alami Gangguan Air Bersih, Ini Penyebabnya
4 jam yang lalu
Tarif Sejumlah Rute...
Tarif Sejumlah Rute Transjabodetabek Bakal Dinaikkan, Termasuk Blok M-Bandara Soetta
4 jam yang lalu
Infografis
Demonstran Anti-NATO...
Demonstran Anti-NATO dan Pro-Palestina Mengamuk di Kanada
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved