Coba Bangkitkan Kembali Prostitusi Dolly, 10 Orang Diproses Hukum
Minggu, 10 Juli 2022 - 22:32 WIB
loading...
Para petugas melakukan penyisiran di sekitar eks Lokalisasi Dolly. 10 orang kini diproses hukum karena mencoba membangkitkan kembali prostitusi di kawasan itu. Foto: SINDOnews/Aan Haryono
A
A
A
SURABAYA - Stigma buruk lokalisasi Dolly di Jalan Putat Jaya, Kecamatan Sawahan, Kota Surabaya , Jawa Timur yang dulu pernah tersemat di kawasan tersebut, telah berubah seiring penutupan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya pada 2014 silam.
Kawasan itu telah menjelma menjadi kawasan perdagangan serta Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Meski resmi telah ditutup sewindu silam, Pemkot Surabaya tak melepas begitu saja. Pengawasan untuk mencegah adanya praktik-praktik prostitusi terselubung pun rutin dilakukan.
Baca juga: Kecelakaan Maut di Malam Takbiran, 1 Tewas dan 1 Luka Berat
Tentunya pengawasan ini dengan melibatkan tiga pilar Kecamatan Sawahan yang terdiri dari jajaran Satpol PP, TNI dan Polri.
Camat Sawahan, Kota Surabaya, M Yunus menuturkan, eks lokalisasi Dolly sudah ditutup permanen. Secara resmi, kawasan yang dulu identik dengan pusat 'kongkow' pria hidung belang ditutup Pemkot Surabaya pada Rabu, 18 Juni 2014.
"Saya pastikan bahwa Dolly dibuka kembali tidak ada. Itu hanya sebatas rumor, ternyata setelah dicek di lapangan ada yang mau coba-coba dengan praktik-praktik terselubung. Artinya, orang lewat diawe-awe (dipanggil) kemudian ditunjukan gambar (perempuan)," kata Yunus, Minggu (10/7/2022).
Kawasan itu telah menjelma menjadi kawasan perdagangan serta Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Meski resmi telah ditutup sewindu silam, Pemkot Surabaya tak melepas begitu saja. Pengawasan untuk mencegah adanya praktik-praktik prostitusi terselubung pun rutin dilakukan.
Baca juga: Kecelakaan Maut di Malam Takbiran, 1 Tewas dan 1 Luka Berat
Tentunya pengawasan ini dengan melibatkan tiga pilar Kecamatan Sawahan yang terdiri dari jajaran Satpol PP, TNI dan Polri.
Camat Sawahan, Kota Surabaya, M Yunus menuturkan, eks lokalisasi Dolly sudah ditutup permanen. Secara resmi, kawasan yang dulu identik dengan pusat 'kongkow' pria hidung belang ditutup Pemkot Surabaya pada Rabu, 18 Juni 2014.
"Saya pastikan bahwa Dolly dibuka kembali tidak ada. Itu hanya sebatas rumor, ternyata setelah dicek di lapangan ada yang mau coba-coba dengan praktik-praktik terselubung. Artinya, orang lewat diawe-awe (dipanggil) kemudian ditunjukan gambar (perempuan)," kata Yunus, Minggu (10/7/2022).
Lihat Juga :