Kontras Kecam Pernyataan Gubernur Soal Dolly

Jum'at, 13 Juni 2014 - 13:10 WIB
Kontras Kecam Pernyataan...
Kontras Kecam Pernyataan Gubernur Soal Dolly
A A A
SURABAYA - Pernyataan Gubernur Jawa Timur (Jatim) Soekarwo yang menyebut bahwa, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim melanggar Hak Asasi Manusia (HAM) ketika tidak menutup Lokalisasi Dolly menuai kecaman dari Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) Surabaya.

Pasalnya, Soekarwo menilai orang yang hidup di lokalisasi merupakan orang yang tidak bermartabat. Ketika membiarkan orang hidup tidak bermartabat, maka pemerintah dinilai melanggar HAM.

Koordinator Divisi Monitoring dan Dokumentasi Kontras Surabaya, Fatkhul Khoir mengatakan, kata-kata atas alasan penutupan lokalisasi Dolly tidak pantas diucapkan seorang gubernur.

Selain kasar, alasan bahwa arti dan makna dari hidup bermartabat itu bermacam-macam. Tidak lantas bahwa, orang yang hidup dari menjual diri itu dikatakan tidak bermartabat.

“Tidak etis jika menyebut orang hidup di lokalisasi itu tidak bermartabat. Seharusnya, Soekarwo memiliki alasan lain yang tepat selain dari kalimat tersebut,” ujarnya, Jum’at (13/6/2014).

Khoir menilai, pemerintah perlu melakukan studi dan kajian mendalam atas dampak penutupan lokalisasi terbesar se-Asia Tenggara ini. Sebab, sejauh ini belum ada upaya konkrit dari pemerintah dalam mengatasi dampak jika Dolly ditutup.

Uang ganti rugi Rp3 juta untuk PSK dan Rp5 juta untuk mucikari juga sangat tidak sesuai. Tidak mungkin orang bisa membangun usaha dengan modal hanya sejumlah itu.

“Jika nanti setelah penutupan warga setempat justru hidupnya makin sengsara, maka pemerintah telah melanggar hak ekonomi warga,” paparnya.
(sms)
Berita Terkait
Malam di Dolly dan Kerlip...
Malam di Dolly dan Kerlip Rezeki yang Abadi
Coba Bangkitkan Kembali...
Coba Bangkitkan Kembali Prostitusi Dolly, 10 Orang Diproses Hukum
Lokalisasi Terbesar...
Lokalisasi Terbesar di Asia Tenggara Itu Kini Jadi Sentra Kuliner, Yuk Intip Sajiannya
9 Tempat Prostitusi...
9 Tempat Prostitusi Legendaris di Indonesia, Nomor 4 Terbesar di Asia Tenggara
Bisnis Esek-esek Itu...
Bisnis Esek-esek Itu Masih Tumbuh Subur di Kota Pahlawan, Dolly Belum Mati
Diajak ke Eks Lokalisasi...
Diajak ke Eks Lokalisasi Dolly, Ini Komentar Scroll of Honour Award
Berita Terkini
Perkuat Layanan Kesehatan,...
Perkuat Layanan Kesehatan, Pemkot Tangsel Tingkatkan Kapasitas 1.389 Kader Posyandu
29 menit yang lalu
7 Pengeroyok Prajurit...
7 Pengeroyok Prajurit TNI Kodam Cenderawasih hingga Tewas Ditetapkan sebagai Tersangka
3 jam yang lalu
Peradi Profesional-Unisba...
Peradi Profesional-Unisba Perkuat Pendidikan Hukum dan Pengembangan Profesi Advokat
3 jam yang lalu
Perkuat Ekonomi Maluku...
Perkuat Ekonomi Maluku Utara, APHI Dorong Penerapan Multiusaha Kehutanan
3 jam yang lalu
Apresiasi Polda Sumut...
Apresiasi Polda Sumut Ungkap Ribuan Kasus Narkoba, Sahroni: Kejar Bandarnya, Selamatkan Masyarakat!
4 jam yang lalu
Prajurit TNI Kodam XVII...
Prajurit TNI Kodam XVII Cenderawasih Tewas Dikeroyok Sembilan Orang di Kabupaten Tangerang
4 jam yang lalu
Infografis
Profil Abdul Wahid yang...
Profil Abdul Wahid yang Terjaring OTT KPK, Baru 8 Bulan Jadi Gubernur Riau
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved