Komnas HAM Minta Risma Tunda Penutupan Lokalisasi Dolly

Kamis, 12 Juni 2014 - 14:27 WIB
Komnas HAM Minta Risma...
Komnas HAM Minta Risma Tunda Penutupan Lokalisasi Dolly
A A A
SURABAYA - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) meminta Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menunda penutupan lokalisasi Dolly. Ini menyusul adanya sikap penolakan dari ribuan Pekerja Seks Komersial (PSK), mucikari, dan warga di sekitar lokalisasi di Jalan Jarak, Kelurahan Putat Jaya, Kecamatan Sawahan itu.

Komisioner Komnas HAM Dianto Bachriadi dalam kunjungannya ke lokalisasi Dolly, Kamis (12/6/2014), meminta orang nomor satu di Surabaya itu untuk tidak terlalu memaksakan diri menutup lokalisasi terbesar se-Asia Tenggara tersebut. Menurut dia, Risma, panggilan Tri Rismaharini harus membuka ruang dialog dengan warga, agar ditemukan solusi yang bisa diterima semua pihak.

"Setiap pembangunan pasti ada niat baik. Tapi seringkali ini perlu waktu agar masyarakat yakin kehidupan ekonomi mereka (yang terdampak) tidak terguncang. Ini menyangkut urusan perut, pasti mereka akan melakukan perlawanan," katanya.

Kata Dianto, jika Risma tetap ngotot melakukan penutupan Dolly, dipastikan akan ada penolakan besar dari PSK, mucikari, maupun warga. Pihaknya berencana menemui Risma untuk mengadakan dialog. Dia akan menyampaikan bahwa warga merasa keberatan dengan penutupan Dolly. Secara institusi, dia meminta agar Pemkot Surabaya berani menjamin bahwa kehidupan warga pasca penutupan bisa lebih baik dibanding yang ada sekarang.

"Kasus Dolly ini berkaitan dengan HAM. Sebab, ini menyangkut hak masyarakat untuk hidup sejahtera. Jika tidak, pemkot sama saja mengabaikan HAM. Maka, pemkot harus menyelesaikan masalah ini dengan baik," terangnya.
(zik)
Berita Terkait
Malam di Dolly dan Kerlip...
Malam di Dolly dan Kerlip Rezeki yang Abadi
Coba Bangkitkan Kembali...
Coba Bangkitkan Kembali Prostitusi Dolly, 10 Orang Diproses Hukum
Lokalisasi Terbesar...
Lokalisasi Terbesar di Asia Tenggara Itu Kini Jadi Sentra Kuliner, Yuk Intip Sajiannya
9 Tempat Prostitusi...
9 Tempat Prostitusi Legendaris di Indonesia, Nomor 4 Terbesar di Asia Tenggara
Bisnis Esek-esek Itu...
Bisnis Esek-esek Itu Masih Tumbuh Subur di Kota Pahlawan, Dolly Belum Mati
Diajak ke Eks Lokalisasi...
Diajak ke Eks Lokalisasi Dolly, Ini Komentar Scroll of Honour Award
Berita Terkini
2 Gudang Besar Narkoba...
2 Gudang Besar Narkoba di Bogor Dibongkar, Polisi Sita Jutaan Butir Obat Keras Ilegal
23 menit yang lalu
Pipa Gas Meledak di...
Pipa Gas Meledak di Medan, 1 Tewas dan 2 Orang Lainnya Masih Tertimbun
1 jam yang lalu
Dukung Fatwa MUI Jatim,...
Dukung Fatwa MUI Jatim, APVI Ajak Perkuat Kolaborasi Cegah Penyalahgunaan Narkotika
3 jam yang lalu
Dukung KNMP, SPHC Dorong...
Dukung KNMP, SPHC Dorong Penguatan Kapasitas Nelayan di Kabupaten Pati
13 jam yang lalu
Restoran Steak di Menteng...
Restoran Steak di Menteng Kebakaran, 6 Mobil Damkar Dikerahkan
14 jam yang lalu
Jakarta Ecotourism Festival...
Jakarta Ecotourism Festival 2026, Siswa SMKN 8 Jakarta Diajak Belajar Kelola Sampah
14 jam yang lalu
Infografis
Rakyat Swiss Minta Pembelian...
Rakyat Swiss Minta Pembelian 36 Jet Tempur F-35 AS Dibatalkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved