Perkawinan Kirno & Pebi tunggu masa birahi

Minggu, 09 Maret 2014 - 07:28 WIB
Perkawinan Kirno & Pebi...
Perkawinan Kirno & Pebi tunggu masa birahi
A A A
Sindonews.com - Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ) tengah mendekatkan dua ekor orang utan, Kirno dan Pebi di pulau buatan seluas 300 meter yang ada di danau buatan TSTJ.

Dua orang utan tersebut rencananya akan dikawinkan. Sebelumnya dua orang utan itu sudah terlihat pedekate, alhasil pengelola kebun binatang berani berspekulasi bahwa masa kawin mereka semakin mendekati kenyataan.

Menurut Direktur Operasional, TSTJ, Windu Winarso, dua binatang tersebut sejak seminggu ini sudah menunjukkan kedekatannya. Windu menduga kedua orang utan tersebut sudah cocok satu sama lain, sehingga siap untuk dikawinkan.

"Dari perilaku sehari-hari responnya sudah sangat bagus. Apalagi sejak masuk kandang karantina Pebi, orang utan betina sudah atraktif mendekati Kirno, terlebih saat masuk pulau buatan, mereka semakin atraktif," katanya, Sabtu 8 Maret 2014.

Dia mengatakan, di pulau buatannya seluas 300 meter persegi, masa kawin sepasang orang utan memang sangat tergantung dengan masa birahi mereka. Hanya saja, sampai saat ini masa birahi kedua binatang tersebut belum muncul.

"Momentum kawinnya Kirno dan Pebi lebih menunggu masa birahi masing-masing. Kurang lebih, mirip manusia," jelasnya.

Terkait pemberian asupan makanan bagi keduanya agar lekas kawin, Windu menyebutkan, mereka kini rutin diberi suplai buah-buahan dengan tambahan vitamin serta susu segar. Sehari sekali pada pagi hari, mereka pasti menghabiskan separuh botol susu segar.

"Harapan kami, dengan pemberian makanan-makanan seperti ini bisa menambah stamina mereka," katanya.

Sementara itu, Dokter Hewan TSTJ, Nur Aini, mengharapkan Orangutan yang berada di dalam lingkungan Lembaga Konservasi (LK) Jurug ke depan masih bisa berkembangbiak.

Sebab, hasil perkawinan orang utan bisa memperbanyak koleksi satwa langka asal Kalimantan tersebut.

"Makanya asupan vitamin sangat penting diberikan demi menjaga perkembangbiakannya di tempat ini," pungkasnya.
(sms)
Berita Terkait
Pentingnya Komitmen...
Pentingnya Komitmen Menjaga Satwa Liar demi Kelestarian Lingkungan
Warga Bukittinggi Digemparkan...
Warga Bukittinggi Digemparkan Musang Liar Datangi Toko Ponsel, Nyaris Gigit Pembeli
Kakatua dan Blue Gold...
Kakatua dan Blue Gold Macau di Lembang Park and Zoo Berhasil Dikembangbiakan
Harimau Jantan Muncul...
Harimau Jantan Muncul di Dekat Permukiman di Riau, Videonya Viral
Kemunculan Tapir di...
Kemunculan Tapir di Pinggir Jalan Sungaipenuh-Tapan Bikin Geger Warga
Miris, Belasan Satwa...
Miris, Belasan Satwa Menggemaskan Ini Dijual Secara Online
Berita Terkini
Pimpin ASEAN Smart Cities,...
Pimpin ASEAN Smart Cities, Indonesia Paparkan Pengelolaan Sampah dari Hulu hingga Hilir
11 menit yang lalu
Kemenhut Bongkar Jalur...
Kemenhut Bongkar Jalur Distribusi Tambang Ilegal di NTB, 8 Orang Ditangkap
1 jam yang lalu
Perkuat Layanan Kesehatan,...
Perkuat Layanan Kesehatan, Pemkot Tangsel Tingkatkan Kapasitas 1.389 Kader Posyandu
3 jam yang lalu
7 Pengeroyok Prajurit...
7 Pengeroyok Prajurit TNI Kodam Cenderawasih hingga Tewas Ditetapkan sebagai Tersangka
6 jam yang lalu
Peradi Profesional-Unisba...
Peradi Profesional-Unisba Perkuat Pendidikan Hukum dan Pengembangan Profesi Advokat
6 jam yang lalu
Perkuat Ekonomi Maluku...
Perkuat Ekonomi Maluku Utara, APHI Dorong Penerapan Multiusaha Kehutanan
6 jam yang lalu
Infografis
10 Film dan Acara TV...
10 Film dan Acara TV yang Meramalkan Masa Depan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved