15.200 warga Malang terancam letusan Gunung Kelud

Kamis, 06 Februari 2014 - 10:20 WIB
15.200 warga Malang...
15.200 warga Malang terancam letusan Gunung Kelud
A A A
Sindonews.com - Sebanyak 15.200 warga yang tinggal di Kecamatan Ngantang dan Kasembon, Kabupaten Malang terancam letusan Gedung Kelud.

Untuk menghindari jatuhnya korban jiwa, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang melakukan sosialisasi kepada masyarakat di dua kecamatan itu.

Kepala BPBD Kabupaten Malang Hafi Lutfi menegaskan, pihaknya telah mengumpulkan warga Desa Pandansari, Pagersari dan Sumbersari, di Kecamatan Ngantang untuk diberi penjelasan terkait dampak letusan Gunung Kelud.

"Sesungguhnya di wilayah Kecamatan Ngantang ada sembilan desa yang bisa terkena dampak letusan Gunung Kelud. Di Kecamatan Kasembon ada tiga desa juga rawan terkena dampaknya. Warga di 11 desa itu sesungguhnya sudah paham terhadap ancaman yang terjadi. Sehingga kita mengimbau mereka agar tidak panik," ucap Lutfi, Rabu 5 Februari 2014.

Menurut dia, di Kecamatan Ngantang, jumlah penduduk yang rentang terkena asap dan abu vulkanik Gunung Kelud diperkirakan mencapai 6.312 kepala keluarga (KK) atau sebanyak 13.000 jiwa.

Sedangkan di Kecamatan Kasembon, terdapat 106 KK atau 2.200 jiwa yang masuk dalam daerah rawan bencana letusan Gunung Kelud.

"Sembilan desa di Kecamatan Ngantang antara lain terdiri dari Desa Pandansari, Sumbersari, Pagersari, Sidodadi, Desa Ngantru dan Baturejo. Di Kecamatan Kasembon ada Desa Bayem, Pondokagung dan Kasembon," terang dia.

Kata Lutfi, pihaknya juga telah memberikan penjelasan kepada masyarakat tentang rute evakusi atau jalur pengungsian, tempat pengungsian, jumlah relawan yang akan diterjukan ke lapangan, termasuk peralatan yang akan disiapkan pemerintah untuk menolong masyarakat ketika Gunung Kelud jadi meletus.

"Semoga ancaman letusan Gunung Kelud itu tidak sampai menimbulkan korban jiwa dan kerugian material yang besar. BPBD dibantu relawan bencana alam terus memantau setiap perkembangan yang terjadi di Kecamatan Ngantang dan Kasembon. Saat terjadi hal buruk ditengah masyarakat BPBD Kabupaten Malang bersama relawan lainnya siap turun ke lokasi yang terkena dampak bencana alam itu," sebut dia.

Kordinator Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Malang Twi Adi menambahkan, terkait meningkatnya status Gunung Kelud, pihaknya sudah menyiapkan tenda, masker, truk dan mobil reaksi cepat.

"Masker sebanyak 35.000 lembar akan kami bagikan jika kondisi memburuk," jelasnya.

Baca:
"Biarlah Gunung Kelud meletus"
(rsa)
Berita Terkait
Soekarno Putra Sang...
Soekarno Putra Sang Fajar, Kelahirannya Disambut Letusan Gunung Kelud
4 Legenda Gunung Berapi...
4 Legenda Gunung Berapi di Tanah Jawa, dari Merapi hingga Kelud
Djojodigdo, Kisah Patih...
Djojodigdo, Kisah Patih Blitar Penakluk Amukan Gunung Kelud
Kisah Tunggul Ametung...
Kisah Tunggul Ametung Nyaris Tewas saat Letusan Dahsyat Gunung Kelud
Kisah Tunggul Ametung...
Kisah Tunggul Ametung Mengejar Brahmana yang Memicu Letusan Dahsyat Gunung Kelud
Misteri Gunung Kelud...
Misteri Gunung Kelud dan Dendam Cinta Lembu Suro yang Bertepuk Sebelah Tangan
Berita Terkini
Pemprov DKI Buka 2.843...
Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Kerja Sektor Padat Karya, Pramono: Gaji UMP Jakarta
20 menit yang lalu
Ratusan Pelajar di Jaktim...
Ratusan Pelajar di Jaktim Ikuti Pelatihan Penguatan Karakter dan Kepemimpinan Inovatif
28 menit yang lalu
Tiket Kereta Liburan...
Tiket Kereta Liburan Sekolah Diskon 30%, Pemesanan Mulai 6 Juni
44 menit yang lalu
Mimika Darurat Narkoba,...
Mimika Darurat Narkoba, Rampeani Rachman Minta Bandar Diburu hingga ke Akar
1 jam yang lalu
Teladani KH. Wahab Hasbullah,...
Teladani KH. Wahab Hasbullah, Menag Dorong Pesantren Cetak Generasi Unggul
3 jam yang lalu
24 RW di Jakarta Bakal...
24 RW di Jakarta Bakal Alami Gangguan Air Bersih, Ini Penyebabnya
4 jam yang lalu
Infografis
128.000 Warga Israel...
128.000 Warga Israel Dukung Penghentian Genosida di Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved