Muatan kimia berbahaya bocor, Kapal Caraka Niaga diusir

Sabtu, 18 Januari 2014 - 22:33 WIB
Muatan kimia berbahaya...
Muatan kimia berbahaya bocor, Kapal Caraka Niaga diusir
A A A
Sindonews.com – Kontainer berisi tabung bahan kimia Hydro Clori Acid (HCl/Asam Klorida) yang akan dibongkar di Pelabuhan Sibolga, terdeteksi mengalami kebocoran.

Pihak otoritas Pelabuhan Sibolga setempat pun langsung menutup pelabuhan dan menginstruksikan kapal meninggalkan pelabuhan dan buang jangkar di tengah laut, untuk menghindari terjadi risiko kepada masyarakat.

Suasana di Pelabuhan Sibolga pagi itu mendadak ramai dikunjungi petugas kepolisian dari Polres Sibolga. Cairan berwarna kuning terus mengalir dari dalam kontiner yang berisi tabung cairan bahan kimia yang rencananya akan dikirim untuk kebutuhan perusahaan pertambangan emas di Batang toru.

Lantai dan badan kapal yang diketahui bernama Caraka Niaga III dengan nomor lambung IMO 9018311 tampak basah oleh cairan itu, bahkan cairannya sebahagian masuk ke laut kawasan pelabuhan Sibolga. Hingga berita ini diturunkan, kapal kargo tersebut masih berada di tengah laut.

Pihak pimpinan PT Meratus Cabang Sibolga sebagai penyedia sarana pengangkutan bahan kimia yang berbahaya bagi tubuh manusia itu tidak bersedia memberikan keterangan atas bocornya salah satu kontiner berisi tabung HCl tersebut. Hal yang sama juga dilakukan oleh PT SDV pihak logistik dan transportasi pengangkutan kontiner ke perusahaan pertambahan emas di Batangtoru ini, juga menolak berkomentar.

“Itu bukan tanggungjawab kita dari PT SDV. Sebab, kita disini hanya sebagai penyedia transportasi,” tutur Humas PT SDV Reynold Simamora, Sabtu (18/1/2014).

Sementara itu, pihak perusahaan PT Tambang Martabe Batangtoru, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), melalui bagian Humas dan Hubungan Media Adi Prathomo membenarkan, adanya kebocoran bahan kimia itu. Namun itu berada di luar tanggungjawab Tambang Martabe.

Disampaikan, Tambang Martabe memiliki perjanjian kerja sama dengan transporter SDV untuk mengangkut barang-barang yang dibutuhkan Tambang Martabe dari dan ke Pelabuhan Sibolga. Pihak SDV kemudian menggunakan jasa pengangkutan laut, Meratus untuk mengangkut HCl dari Jakarta ke Sibolga, sebelum diangkut melalui jalan darat oleh SDV. SDV sebagai kontraktor yang mengangkut logistik dari dan ke Martabe bertanggungjawab atas keutuhan barang sebelum diserahkan kepada Tambang Martabe.

Manajemen Martabe menyakini sudah mengambil keputusan yang tepat dalam memilih perusahaan terbaik dalam jasa pengangkutan bahan-bahan kimia. Pihak SDV telah memiliki standar internasional dan telah menjadi mitra bagi beberapa perusahaan multinasional. SDV juga telah memegang ijin untuk impor bahan-bahan kimia dan memegang ijin dari pemerintah untuk pengangkutan HCL.

“Manajemen Martabe menyakini juga bahwa pihak suplier dan perusahana jasa pengangkutan laut telah melakukan prosedur yang ditetapkan untuk meminimalkan resiko yang mungkin timbul. Pihak SDV telah melakukan langkah-langkah yang diperlukan untuk mengatasi situasi di lapangan. Tim Tanggap Darurat Tambang Martabe juga telah diterjunkan untuk membantu Tim Tanggap Darurat dari SDV,” tukas Adi Prathomo.

Sementara itu juga, pihak kepolisian Polres Sibolga masih menyelidiki penyebab pasti bocornya tabung kontiner berisi tabung silinder bahan kimia HCl tersebut. “Kita masih melakukan penyelidikan,” tandas Kasat Reskrim Polres Sibolga AKP Agus Pristiono.

Sekadar menambahkan, pontensi bahaya asam klorida pekat (HCl) akan membentuk kabut asam. Baik kabut dan lauran tersebut bersifat korosif terhadap jaringan tubuh, dengan potensi kerusakan pada organ pernapasan, mata, kulit dan usus. Seketika asam klorida bercampur dengan bahan kimia oksidator lainnya, seperti natrium hipoklorit (pemutih Na ClO) atau Kalium Permanganat (KmnO4, gas beracun klorin akan terbentuk.
(hyk)
Berita Terkait
Bocor, Bangkai Kapal...
Bocor, Bangkai Kapal Perang Dunia Ke-2 Sebarkan Bahan Kimia Beracun
Ambulance Laut Pembawa...
Ambulance Laut Pembawa 22 Tenaga Medis Bocor Dekat Perairan Pulau Bone Tambu
Dihantam Ombak, Kapal...
Dihantam Ombak, Kapal Pengangkut Semen Bocor dan Terdampar di Pantai Takalar
Kapal Ferry Bocor dan...
Kapal Ferry Bocor dan Terguling di Dermaga Perigi Piai Sambas
Kapal Bocor di Perairan...
Kapal Bocor di Perairan Pesisir Selatan, 16 Penumpang Termasuk WNA Berhasil Diselamatkan
2 Minggu Tenggelam di...
2 Minggu Tenggelam di Pelabuhan Perigi Piai, Belasan Kendaraan di KMP Bili Dievakuasi
Berita Terkini
Tragis! Wanita Tewas...
Tragis! Wanita Tewas usai Jatuh dari Lantai 27 Apartemen di Cempaka Putih
30 menit yang lalu
KORPRI Lebak Tantang...
KORPRI Lebak Tantang 1.700 Pelari di Ajang RUNK5BITUNG 2026
2 jam yang lalu
Momen Siswa SRMP 17...
Momen Siswa SRMP 17 Tabanan Curhat ke Prabowo
3 jam yang lalu
Tembus 16,46 Juta Pengguna,...
Tembus 16,46 Juta Pengguna, LinkUMKM BRI Sukses Dorong Pelaku Usaha Naik Kelas
3 jam yang lalu
Ciangir Disiapkan Jadi...
Ciangir Disiapkan Jadi Penampungan Kompos, Pramono Yakin 9.000 Ton Sampah Jakarta Bisa Tertangani
4 jam yang lalu
Pramono Tegaskan 2.843...
Pramono Tegaskan 2.843 Lowongan Padat Karya Program Jangka Pendek
5 jam yang lalu
Infografis
5 Kapal Selam Serang...
5 Kapal Selam Serang Terbaik, AS dan Rusia Mendominasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved