LSM Bumi Lestari tolak pembangunan pabrik semen

Jum'at, 08 November 2013 - 17:38 WIB
LSM Bumi Lestari tolak...
LSM Bumi Lestari tolak pembangunan pabrik semen
A A A
Sindonews.com - Rencana pembangunan pabrik semen PT Anhui Conch Cement Company Ltd mendapat penolakan dari Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang konsen dalam bidang lingkungan yakni ‎Yayasan Bumi Lestari.

LSM Bumi Lestari menggelar aksi unjuk rasa menyampaikan aspirasinya ke DPRD Maros.

Koordinator Yayasan Bumi Lestari, A Chaidir Abu Bakar mengatakan, pihaknya menolak keberadaan perusahaan itu apabila memiliki dampak buruk atau negatif terhadap masyarakat. Tapi jika sebaliknya, menguntungkan pemda dan warga sekitar, maka pihaknya akan mendukung.

Ada beberapa hal yang menjadi tuntutan dan harus dipenuhi. Pertama, pihak perusahaan me‎menuhi segala kelengkapan dokumen, seperti analisis mengenai dampak lingkungan ‎(Amdal), kedua pihak perusahaan senantiasa menjaga dan memelihara kelestarian alam dan menjadikannya sebagai komitmen utama dalam operasional perusahaan nanti, serta pihak perusahaan juga diminta untuk merekrut tenaga operasional dan tenaga teknis perusahaan.

"Jadi ‎untuk sumber daya manusia (SDM) lokal Kabupaten Maros kita meminta agar bisa merekrut orang-orang lokal hingga 80 persen tenaga lokal. Selain itu pengaruh lingkungan juga harus menjadi pertimbangan utama, " urainya.

Chaidir juga mendesak Pemerintah Daerah (Pemda) melalui DPRD untuk melakukan pembangunan dermaga untuk pengangkutan semen sebelum perusahaan beroperasi.

"Kita juga mau agar pihak perusahaan Conch memperhatikan dan mengembangkan potensi pemuda di Kabupaten Maros dalam berbagai bentuk program. Mulai dari CSR hingga program-program strategis lainnya," jelasnya.

Dia juga mengimbau pemasukan saham yang diberikan kepada pemda
minimal 30 perse‎n. Hal itu berdasarkan undang-undang yang ada saat ini. ‎
Sementara anggota Komisi II DPRD Maros, A Patarai Amir mengatakan, pihaknya akan mengawal persoalan itu. Pihaknya, akan melihat terlebih dahulu seperti apa konsep pembangunannya. Namun jika ada yang dilanggar, maka pihaknya akan menolak pembangunam perusahaan semen yang baru sebatas rencana itu.

"Tapi selama itu menguntungkan kita tidak bisa melarang keberadaannya. Apalagi ada perda tentang kemudahan berinvestasi," jelasnya.‎

Sedangkan ‎Wakil Ketua DPRD Maros, AS Chaidir Syam mengaku mengapresiasi aspirasi yayasan bumi lestari itu. Dia mengatakan, pihaknya akan melihat terlebih dahulu apakah sudah sesuai aturan ‎atau seperti apa.

"Pastinya kita semua tetap komitmen untuk menjaga kelestarian lingkungan hidup dan untuk kepentingan masyarakat," pungkasnya.
(lns)
Berita Terkait
Mencekam! Bentrokan...
Mencekam! Bentrokan Pecah di Konawe, Warga Protes Debu Batu Bara Dibalas Tembakan Gas Air Mata
Kantor Bawaslu Bengkulu...
Kantor Bawaslu Bengkulu Selatan Kembali Didemo, Massa Bawa Keranda Mayat
Terancam, Tenaga Medis...
Terancam, Tenaga Medis dan Warga Pendatang Mengungsi Tinggalkan Kobakma Papua
Camat Parung Panjang...
Camat Parung Panjang Ngumpet di Kantor, Massa Demo dan Aparat Saling Dorong
Warga Ramai-ramai Kepung...
Warga Ramai-ramai Kepung Kantor Camat Parung Panjang, Sindir Pungli: Ada Uang Seratus, Jalan Lu Mulus
Diluruk Puluhan Warganya,...
Diluruk Puluhan Warganya, Kades di Gresik Ini Pilih Kabur
Berita Terkini
Punya KTP DKI dan Beli...
Punya KTP DKI dan Beli Rumah Pertama? Ini Syarat Dapat Diskon BPHTB 50 Persen
17 menit yang lalu
Polda Metro Jaya Bakal...
Polda Metro Jaya Bakal Panggil Hotman Paris Usai Dilaporkan PWI
1 jam yang lalu
APDSI dan PPPK Aksi...
APDSI dan PPPK Aksi Damai, Tuntut Pemenuhan Hak serta Gaji ke-13
2 jam yang lalu
Ketahanan Pangan Nasional,...
Ketahanan Pangan Nasional, Nestl Salurkan 90 Sapi Perah Impor di Jatim
2 jam yang lalu
PASTI Indonesia Desak...
PASTI Indonesia Desak Polda Kalsel Hentikan Kasus Babe Aldo dan Ditangani Bareskrim
2 jam yang lalu
Diskominfo Tangsel Bagikan...
Diskominfo Tangsel Bagikan Transformasi Digital Pelayanan Publik ke BPSDMD Jateng
9 jam yang lalu
Infografis
Membangkang, Panglima...
Membangkang, Panglima Israel Tolak Perintah Serang Gaza Besar-besaran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved