Bupati ajak ratusan PNS demo DPRD
Senin, 04 Februari 2013 - 15:37 WIB
Bupati ajak ratusan PNS demo DPRD
A
A
A
Sindonews.com - Lantaran DPRD terlambat melakukan penetapan APBD, Bupati Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Barat (NTT), Raymundus Fernandez, menggalang ratusan Pegawai Negeri Sipil (PNS) lingkup Pemda TTU untuk menggelar aksi demonstrasi ke DPRD, siang tadi.
Aksi tersebut, sebagai wujud ketidakpuasan PNS dan Bupati bersama perangkat SKPD terhadap lembaga DPRD yang dinilai lamban dalam penetapkan anggaran yang seharusnya selesai ditetapkan tanggal 31 Januari 2013, kemarin.
“Tahun ini kita dapat dana perimbangan cukup besar, namun akibat keterlambatan penetapan sidang anggaranini berdampak pada pemotongan dana perimbangan sebesar 25 persen maupun APBD.” ucap Bupati TTU Raymundus Fernades, di sela-sela aksinya, di DPRD TTU, Senin, (4/2/2013).
Menurutnya, pemerintah merasa khawatir APBD yang mencapai Rp600 miliar tersebut terancam dipotong.
Berdasarkan pantauan di lapangan, aksi tersebut berlangsung tegang. Tampak ratusan personel polisi resor (Polres) TTU mengamankan jalannya aksi tersebut.
Ketegangan juga sempat terjadi lantaran pihak DPRD tetap bertahan dan tak mau menemui pendemo dan Bupati. Meski begitu, tak lama kemudian para pendemo dan Bupati TTU akhirnya membubarkan diri.
Berdasarkan informasi yang berkembang di lapangan, dipastikan sidang pembahasan itu akan berlangsung hingga Maret 2013 mendatang.
Aksi tersebut, sebagai wujud ketidakpuasan PNS dan Bupati bersama perangkat SKPD terhadap lembaga DPRD yang dinilai lamban dalam penetapkan anggaran yang seharusnya selesai ditetapkan tanggal 31 Januari 2013, kemarin.
“Tahun ini kita dapat dana perimbangan cukup besar, namun akibat keterlambatan penetapan sidang anggaranini berdampak pada pemotongan dana perimbangan sebesar 25 persen maupun APBD.” ucap Bupati TTU Raymundus Fernades, di sela-sela aksinya, di DPRD TTU, Senin, (4/2/2013).
Menurutnya, pemerintah merasa khawatir APBD yang mencapai Rp600 miliar tersebut terancam dipotong.
Berdasarkan pantauan di lapangan, aksi tersebut berlangsung tegang. Tampak ratusan personel polisi resor (Polres) TTU mengamankan jalannya aksi tersebut.
Ketegangan juga sempat terjadi lantaran pihak DPRD tetap bertahan dan tak mau menemui pendemo dan Bupati. Meski begitu, tak lama kemudian para pendemo dan Bupati TTU akhirnya membubarkan diri.
Berdasarkan informasi yang berkembang di lapangan, dipastikan sidang pembahasan itu akan berlangsung hingga Maret 2013 mendatang.
(rsa)