Penambang emas ilegal tewas tertimbun

Selasa, 22 Januari 2013 - 02:09 WIB
Penambang emas ilegal...
Penambang emas ilegal tewas tertimbun
A A A
Sindonews.com - Seorang penambang emas ilegal dilaporkan tewas tertimbun material tambang di dalam lubang open PIT di PT Nusa Halmahera Manuals (NHM), di Kecamatan Malifut, Kabupaten Halmahera Utara Maluku Utara, saat melakukan penambangan liar di kawasan Gosoa PT NHM.

Dengan menggunakan peralatan seadanya, penambang liar ini masuk ke araeal pertambangan yang sangat terlarang secara ilegal dan memasuki lubang Gosoa NHM.

Di tempat itulah korban yang diketahui bernama Sunardi (29) warga Desa Dum-Dum Faleri Kecamatan Malifut Kab Haut tertimbun longsor open PIT milik PT NHM. Untuk mencari korban kami meminta bantua ke PT NHM dan melakukan pencari menggunakan peralatan perusahan.

"Kami tertimbun dengan longsor dinding tanah lubang PIT PT NHM. Setelah dilakukan pencarian selama 3 jam, korban akhirnya ditemukan meninggal dunia dengan kondisi mengenaskan di kedalaman sekitar 20 meter . Jenazah korban lalu dibawa ke klinik PT NHM sebelum dibawa ke rumah duka." Kata Sahrul, warga Malifut yang juga teman korban, melalui pesan singkatnya, Senin 21 Januari 2013.

"Korban tertimbun oleh material dan dinding galian lubang PIT tambang NHM dengan Kondisinya sangat memprihatinkan hingga kedalaman 20 meter," tamba Sahrul.

Lubang open PIT merupakan daerah yang sangat terlarang untuk siapa saja yang bukan karyawan NHM, namun warga tak peduli. Warga yang berada di areal lingkat tambang PT NHM menjadikan sumber mata pencarian.

Setiap hari ratusan warga sekira 20 Desa dua kecamatan Malifut dan Kao sekitar lingkar tambang terus melakukan kegiatan secara ilegal untuk bisa menghidupi keluarganya.

Sementara itu Kapolres Kabupaten Halmahera Utara (Halut) AKBP Adi Satya Perkasa dihubungi melalui telpon selulernya membenarkan kejadian tersebut.

"Warga lingkar tambang PT NHM setiap hari melakukan penjarahan secara ilegal, padahal daerah PIT itu merupakan daerah yang sangat terlarang," jelasnya.
(rsa)
Berita Terkait
Kakak Beradik Histeris...
Kakak Beradik Histeris Lihat Bapak Tewas Tertimpa Patahan Kayu
Tangis Keluarga Pecah...
Tangis Keluarga Pecah saat Evakuasi Pekerja yang Tewas Tersangkut di Pohon
Memilukan, Pria di Tasikmalaya...
Memilukan, Pria di Tasikmalaya Ditemukan Tewas Terjepit Mesin Penggilingan Padi
Geger, Warga Asing Ditemukan...
Geger, Warga Asing Ditemukan Tewas di Areal PLTA Batangtoru
Pasca Terjadinya Kecelakaan...
Pasca Terjadinya Kecelakaan Kerja, Garis Polisi Dipasang di Proyek PLTP Dieng
27 Kasus Kecelakaan...
27 Kasus Kecelakaan Kerja Terjadi di PT SGS Sejak 2020
Berita Terkini
Aksi Mahasiswa Bagian...
Aksi Mahasiswa Bagian dari Kontrol Jalannya Pemerintahan
11 jam yang lalu
Tuntaskan Jaringan 8,1...
Tuntaskan Jaringan 8,1 Km, Kapal Perang TNI AL Angkut 100 Ton Pipa Air Bersih YTBN Menuju Adonara
12 jam yang lalu
Demo Ricuh di Grahadi...
Demo Ricuh di Grahadi Surabaya, Belasan Pendemo Diduga Provokator Ditangkap
12 jam yang lalu
Stafsus Menag Bertemu...
Stafsus Menag Bertemu Pengurus Rumah Doa Methodis Injili Jemaat Filadelfia Bandung
13 jam yang lalu
Sejak 2023, Kabel Udara...
Sejak 2023, Kabel Udara Sepanjang 11 Kilometer di Jakarta Barat Direlokasi
13 jam yang lalu
4 Pelaku Penyekapan...
4 Pelaku Penyekapan Karyawan Padel Langsung Ditahan
14 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved