Kejari telusuri dokumen proyek kincir angin

Selasa, 20 November 2012 - 13:45 WIB
Kejari telusuri dokumen...
Kejari telusuri dokumen proyek kincir angin
A A A
Sindonews.com - Proyek instalasi pengadaan air bersih bertenaga bayu atau kincir angin senilai Rp4 miliar mulai ditelisik Kejaksaan Negeri (Kejari) Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Kini, Kejari mulai mengumpulkan sejumlah dokumen yang terkait proyek yang hingga kini masih terbengkalai tersebut.

Kepala Seksi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Bulukumba Muhammad Ruslam Muin mengatakan, pihaknya tengah berupa mendapatkan semua dokumen proyek untuk kelengkapan pemberkasaan.

“Semua barang yang kita sita ada hubungan dengan kincir angin. Hanya, kami tidak mengetahui secara pasti apa-apa saja, karena dokumenya ada dibagian Intel Kejari,” ucap Ruslam, saat ditemui SINDO di ruang kerjanya, Selasa (20/11/2012).

Ia menjamin, proses penyelidikan kasus ini terus dikembangkan. Bahkan, akan menjadi proiritas dalam menyelesaikan sebab anggaranya cukup besar

“Sekarang kami masih fokus dipemberkasaan laporan dulu, setelah itu baru kembali memanggil konsultan proyek,” terangnya.

Kejari Bulukumba melakukan penyelidikan terhadap proyek kincir angin setelah pembangunannya dinyatakan rampung 100 persen oleh rekanan CV Arcy Pratama.

Hanya saja, kenyataannya pembangkit air bersih yang berada di Kelurahan Mariorennu, Kecamatan Gantarang, Bulukumba, belum bisa difungsikan.

Diduga karena menyalahi rancangan anggaran belanja (RAB) berdasarkan hasil pemeriksaan teknisi mesin dari Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar.

Selain itu, Ruslam mengakui, pihaknya juga terus melakukan koordinasi dengan Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Sulsel, khususnya langkah yang perlu ditempuh dalam mencari data baru.

“Kami baru saja berkoordinasi lagi dengan BPKP Sulsel soal proyek kincir angin ini. Saya tidak membiarkan masalah ini mengendap,” tegasnya.
(ysw)
Berita Terkait
Kejari Kabupaten Bekasi...
Kejari Kabupaten Bekasi Selamatkan Uang Negara Rp1,1 Miliar
Richard Ohee: Perlu...
Richard Ohee: Perlu Strategi Khusus untuk Tangani Kasus Korupsi di Papua
Korupsi Proyek Jalan...
Korupsi Proyek Jalan Rantau Alai-SP Kilip Rp1,2 M, PPK dan Kontraktor Dijebloskan ke Penjara
Mantan Bupati Inhil...
Mantan Bupati Inhil Ditetapkan Tersangka Korupsi Penyertaan Modal BUMD
Usut Dugaan Korupsi,...
Usut Dugaan Korupsi, Tim Kejari Geledah Kantor KPU Kapuas
Kejati Malut Tetapkan...
Kejati Malut Tetapkan Empat Tersangka Kasus Pengadaan Kapal Nautikan
Berita Terkini
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
1 jam yang lalu
Diserahkan Polda Metro...
Diserahkan Polda Metro Jaya ke Kejati Banten, Richard Lee Segera Jalani Sidang
1 jam yang lalu
Pra SPMB 2026 Dibuka,...
Pra SPMB 2026 Dibuka, Pemkot Tangsel Siapkan 9.976 Kuota untuk SMP Negeri
1 jam yang lalu
Kolaborasi Kemanusiaan,...
Kolaborasi Kemanusiaan, Polda Riau Bantu 310 Warga Ikut Operasi Katarak Gratis
1 jam yang lalu
Perkuat Literasi Keuangan...
Perkuat Literasi Keuangan untuk Guru dan Tenaga Pendidik, MNC Sekuritas Gelar Edukasi Pasar Modal di SMAN 46 Jakarta
3 jam yang lalu
Membuka Peluang Mandiri:...
Membuka Peluang Mandiri: Pemuda Disabilitas Karawang Dibekali Keterampilan Cetak Sablon
3 jam yang lalu
Infografis
Afsel Sodorkan Dokumen...
Afsel Sodorkan Dokumen 750 Halaman Bukti Genosida Israel di Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved