Warga Solo minta pergantian wakil wali kota dipilih
Kamis, 11 Oktober 2012 - 14:33 WIB
Warga Solo minta pergantian wakil wali kota dipilih
A
A
A
Sindonews.com - Setelah ditinggal Joko Widodo (Jokowi), berbagai permasalahan di Kota Solo mulai muncul. Warga Solo meminta Wakil Wali Kota Solo dipilih langsung oleh warga Solo.
Sesuai dengan peraturan yang berlaku, jika wali kota berhalangan atau mengundurkan diri, maka akan digantikan dengan wakil wali kota yang kemudian menjadi wali kota. Wakil wali kota yang baru kemudian diusulkan oleh partai pengusung.
Dalam hal ini, partai pengusung Jokowi dan FX Hadi Rudyatmo (Rudy) yakni Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Usulan dari partai pengusung tersebut kemudian dibahas dalam rapat paripurna yang diselenggarakan oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Solo.
Warga Solo yang mengatasnamakan Barisan Rakyat (Bara) menolak kebijakan dan mekanisme pergantian tersebut. Massa Bara menggelar unjuk rasa di depan gedung DPRD Kota Solo. Mereka menuntut mekanisme pergantian wakil wali kota dilakukan dengan cara pemungutan suara.
"Wakil wali kota harus dipilih oleh rakyat. Suara rakyat merupakan suara Tuhan," ungkap massa Bara dalam aksinya, Kamis (11/10/2012).
Dalam aksi tersebut mereka melibatkan ibu dan anak yang kemudian diterima perwakilan dari DPRD kota Solo. Pihak DPRD menampung usulan dari warga solo ini yang akan disampaikan kepada Ketua DPRD Kota Solo.
Sesuai dengan peraturan yang berlaku, jika wali kota berhalangan atau mengundurkan diri, maka akan digantikan dengan wakil wali kota yang kemudian menjadi wali kota. Wakil wali kota yang baru kemudian diusulkan oleh partai pengusung.
Dalam hal ini, partai pengusung Jokowi dan FX Hadi Rudyatmo (Rudy) yakni Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Usulan dari partai pengusung tersebut kemudian dibahas dalam rapat paripurna yang diselenggarakan oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Solo.
Warga Solo yang mengatasnamakan Barisan Rakyat (Bara) menolak kebijakan dan mekanisme pergantian tersebut. Massa Bara menggelar unjuk rasa di depan gedung DPRD Kota Solo. Mereka menuntut mekanisme pergantian wakil wali kota dilakukan dengan cara pemungutan suara.
"Wakil wali kota harus dipilih oleh rakyat. Suara rakyat merupakan suara Tuhan," ungkap massa Bara dalam aksinya, Kamis (11/10/2012).
Dalam aksi tersebut mereka melibatkan ibu dan anak yang kemudian diterima perwakilan dari DPRD kota Solo. Pihak DPRD menampung usulan dari warga solo ini yang akan disampaikan kepada Ketua DPRD Kota Solo.
(azh)