KPUD Blitar menolak bantu Suparman

Minggu, 30 September 2012 - 19:21 WIB
KPUD Blitar menolak...
KPUD Blitar menolak bantu Suparman
A A A
Sindonews.com - Upaya tersangka kasus korupsi pengadaan lampu lampion di rumah wali kota, Suparman nampaknya menemui jalan buntu. Sejumlah kerabatnya di Komisi Pemilihan Umum Daerah Blitar menolak memberi dukungan.

“Kita tidak akan melibatkan diri dalam perkara ini. Sebab memang bukan domain KPU, “ ujar Ketua KPUD Kota Blitar Abdul Basyid kepada wartawan, Minggu (30/9/2012).

Suparman ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan kejaksaan negeri Blitar saat menjabat sebagai sekretaris KPUD. Dari hasil penyidikan kejaksaan, yang bersangkutan terbukti menyelewengkan anggaran pengadaan lampu lampion dan pembangunan taman rumah dinas wali kota sebesar Rp 180 juta. Proyek yang selesai pada November 2010, dianggarkan kembali pada APBD 2011.

Menurut Basyid, penyelewengan tersebut terjadi pada saat Suparman masih menjabat sebagai Kepala Bagian Umum Pemkot Blitar. “Karenanya semua itu tidak ada kaitannya dengan KPU dan kami dengan tegas menolak,“ katanya.

Menurut Basyid, penangguhan penahanan tidak menjamin seorang tersangka akan berlaku kooperatif dalam pemeriksaan. Penangguhan tidak menjamin yang bersangkutan tidak menghilangkan barang bukti dan mengulangi perbuatanya.

“Kami menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus kepada aparat hukum,“ pungkasnya.

Sementara sebelumnya Kepala Inspektorat Kota Blitar Rusmiatun mengatakan bahwa selain dijerat pasal anti korupsi, yang bersangkutan juga terancam PP No 53 Tahun 2010 tentang Kedisiplinan PNS. Bahkan jika ancaman hukumnya diatas 5 tahun penjara, Suparman bisa dipecat dari status PNS.

“Itu merupakan sanksi internal, “ujarnya. Kasi Pidana Khusus Kejari Blitar Agus Jemahad sebelumnya mengatakan kasus korupsi pengadaan lampu lampion dan taman rumah dinas Wali Kota Blitar akan terus dikembangkan. Tidak tertutup kemungkinan jaksa akan menambah tersangka baru.
(ysw)
Berita Terkait
Richard Ohee: Perlu...
Richard Ohee: Perlu Strategi Khusus untuk Tangani Kasus Korupsi di Papua
Kejari Kabupaten Bekasi...
Kejari Kabupaten Bekasi Selamatkan Uang Negara Rp1,1 Miliar
Korupsi Proyek Jalan...
Korupsi Proyek Jalan Rantau Alai-SP Kilip Rp1,2 M, PPK dan Kontraktor Dijebloskan ke Penjara
Usut Dugaan Korupsi,...
Usut Dugaan Korupsi, Tim Kejari Geledah Kantor KPU Kapuas
Mantan Bupati Inhil...
Mantan Bupati Inhil Ditetapkan Tersangka Korupsi Penyertaan Modal BUMD
Kejati Malut Tetapkan...
Kejati Malut Tetapkan Empat Tersangka Kasus Pengadaan Kapal Nautikan
Berita Terkini
Hardiyanto Kenneth PDIP...
Hardiyanto Kenneth PDIP Apresiasi Pemprov DKI Jakarta Luncurkan Mobil Klinik Hewan Keliling
3 jam yang lalu
Massa Antikorupsi Dukung...
Massa Antikorupsi Dukung Kortas Tipikor Polri dan KPK Usut Tuntas Dugaan Korupsi
5 jam yang lalu
Penampakan Emas Batangan...
Penampakan Emas Batangan hingga Uang Hasil Penggeledahan 13 Lokasi yang Ditampilkan di Polda Metro Jaya
6 jam yang lalu
Suasana Terkini Rumah...
Suasana Terkini Rumah Jampidsus di Kebayoran Baru: Sepi, Tidak Ada Penjagaan TNI
7 jam yang lalu
3 Pekerja Proyek Tewas...
3 Pekerja Proyek Tewas di Gorong-gorong, Pramono Ungkap 1 Korban Merupakan WNA
7 jam yang lalu
Pengamat: Blackout Sumatera...
Pengamat: Blackout Sumatera Belum Tentu Dipicu karena Pengadaan Batu Bara
7 jam yang lalu
Infografis
Tentara China Ikut Perang...
Tentara China Ikut Perang Bantu Rusia Melawan Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved