Bupati Manggarai Barat Kembali Dipanggil Polisi Terkait Surat Palsu

Kamis, 05 Maret 2020 - 19:17 WIB
Bupati Manggarai Barat...
Bupati Manggarai Barat Kembali Dipanggil Polisi Terkait Surat Palsu
A A A
LABUAN BAJO - Untuk kedua kalinya Bupati Manggarai Barat Agustinus Ch Dula dipanggil sebagai saksi terkait kasus dugaan pemalsuan surat Kesatuan Adat Wa'u Pitu Gendang Pitu Tana Boleng. Rencananya Bupati akan diperiksa terkait kasus dengan Laporan Polisi Nomor LP/ B/ 352/ RES.1.9/ X/2019/ SPKT, dan saat ini tengah ditangani Polda Nusa Tenggara Timur (NTT).

Bahkan kabar teranyar, penyidik Polda NTT telah melayangkan surat panggilan kepada Bupati Manggarai Barat Agustinus Ch Dula. Bupati yang akan selesai masa jabatannya tu dipanggil untuk yang kedua kalinya untuk dimintai keterangannya sebagai saksi dalam kasus tersebut. Sebelumnya pada akhir tahun 2019 Dula pernah diperiksa penyidik di rumah jabatannya.

Menurut rencana, Bupati Dula akan dimintai keterangannya Jumat (6/3/2020), di Mapolres Manggarai Barat. (Baca: Palsukan Dokumen Ulayat, Camat di NTT Terancam 6 Tahun Penjara)

Pemanggilan terhadap Bupati Dula ini dibenarkan oleh Penyidik Ditreskrimsus Polda NTT AKP Edy. Hanya saja, jadwal pemeriksaan tersebut akan ditunda hingga pekan depan. Alasannya, Bupati Dula memiliki agenda yang telah dijadwalkan sebelumnya.

"Pemeriksaannya ditunda, karena ada kegiatan Hari Peduli Sampah Nasional. Pemeriksaan ditunda minggu depan," jelas AKP Edy, yang dikonfirmasi melalui saluran telepon, Kamis (5/3/2020).

Dikonfirmasi wartawan secara terpisah terkait pemanggilan penyidik Polda NTT untuk diperiksa tanggal 6 Maret ini, Bupati Dula hanya menjawab singkat. "Belum," ucapnya.

Bupati Manggarai Barat dua periode ini enggan berkomentar terlalu jauh soal kebenaran pemanggilan oleh penyidik ini terkait kasus dugaan pemalsuan surat Kesatuan Adat Wa'u Pitu Gendang Pitu Tana Boleng. Demikian pula terkait informasi seputar penjadwalan ulang pemeriksaan yang ditunda pekan depan, Bupati Dula tidak berkomentar.
(sms)
Berita Terkait
Sidang Kasus Dago Elos...
Sidang Kasus Dago Elos Bandung, Muller Bersaudara Didakwa Palsukan Dokumen
Perkara Pemalsuan Dilimpahkan...
Perkara Pemalsuan Dilimpahkan ke Kejari Lahat, Oknum Anggota DPRD Segera Disidang
Akses Jalan Ditutup,...
Akses Jalan Ditutup, Warga RW 013 Desak CMNP Cari Solusi atau Hadapi Demonstrasi
Gegara Sengketa Lahan,...
Gegara Sengketa Lahan, Warga di Bone Sabit Tetangga Hingga Tewas
Sejumlah Warga Laporkan...
Sejumlah Warga Laporkan Dugaan Penyerobotan Tanah ke Polisi
Korban Penipuan Tanah...
Korban Penipuan Tanah Bingung Tak Diberi Kabar Persidangan
Berita Terkini
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
3 jam yang lalu
Keluhkan Bongkar Muat...
Keluhkan Bongkar Muat Batu Bara di Laut, Nelayan Pulau Ampel: Jadi Susah Tangkap Ikan
3 jam yang lalu
Makin Fleksibel! Keliling...
Makin Fleksibel! Keliling Dunia Nggak Masalah, Daftar BRImo Kini Bisa dari 15 Negara
3 jam yang lalu
Bhakti TNI, Satgas Yonif...
Bhakti TNI, Satgas Yonif 631/Antang Bangun MCK di Dagai Puncak Jaya
4 jam yang lalu
Wujudkan Desa Mandiri,...
Wujudkan Desa Mandiri, BRI Peduli Dorong Wisata dan Edukasi Berbasis Masyarakat di Ketapanrame
4 jam yang lalu
15.080 Peserta Siap...
15.080 Peserta Siap Ikuti Riau Bhayangkara Run 2026
4 jam yang lalu
Infografis
KPK OTT Bupati dan Anggota...
KPK OTT Bupati dan Anggota BPK Jawa Barat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved