Sekda Tekankan Lima Prinsip Kebijakan Kabupaten Layak Anak

Jum'at, 14 Februari 2020 - 09:35 WIB
Sekda Tekankan Lima...
Sekda Tekankan Lima Prinsip Kebijakan Kabupaten Layak Anak
A A A
SUWAWA - Sekretaris Daerah Kabupaten Bone Bolango (Bonebol) Ishak Ntoma menekankan lima prinsip kebijakan Kabupaten Layak Anak (KLA) yang perlu diperhatikan.

Kelima prinsip itu, kata Ishak Ntoma, yakni pertama nondiskriminasi, kedua kepentingan terbaik bagi anak, ketiga hak untuk hidup, kelangsungan hidup, dan perkembangan anak, keempat penghargaan terhadap pandangan anak, dan kelima tata pemerintahan yang baik.

Hal ini disampaikan Sekda Ishak Ntoma pada rapat koordinasi pembentukan desa layak anak dan kecamatan layak anak Kabupaten Bone Bolango tahun 2020 yang digelar Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Bone Bolango , di Aula Kantor Bappeda-Litbang Bone Bolango, Rabu (12/2/2020).

Sekda mengatakan, rapat koordinasi pembentukan desa layak anak dan kabupaten layak anak ini merupakan awal dari inisiasi terhadap pelaksanaan Kabupaten Layak Anak (KLA) sebagai implementasi komitmen pemerintah pusat, pemerintah daerah, masyarakat, media massa, dan dunia usaha di kabupaten/kota dalam upaya mewujudkan pembangunan yang peduli terhadap pemenuhan hak anak dan perlindungan anak.

Pada kesempatan itu, Sekda juga menyampaikan arah kebijakan dan isu trategis KLA, di antaranya mengoptimalkan potensi dalam penguatan kelembagaan KLA, mewujudkan pemenuhan hak sipil dan kebebasan, menguatkan lingkungan keluarga dan pengasuhan alternative.
Selain itu, memastikan terpenuhinya hak kesehatan dasar dan kesejahteraan anak, mengutamakan pemenuhan hak anak atas pendidikan, pemanfaatan waktu luang, dan kegiatan budaya, serta memastikan pelayanan bagi anak yang memerlukan perlindungan khusus.

Tidak hanya itu, Sekda juga menyampaikan terkait strategis kebijakan KLA, tahapan penyelenggaraan KLA, dan penetapan peringkat KLA. Di dalam penyelenggaraan KLA sendiri, lanjut Sekda, sejak tahap awal hingga akhir, pandangan, suara, pendapat dan aspirasi anak harus diperhatikan dan dipertimbangkan.

“Hal ini untuk memberikan masukan mengenai bagaimana tanggapan mereka atas jalannya pelaksanaan yang dilakukan para pemangku kepentingan, maupun anak terlibat dan dilibatkan langsung dalam pelaksanaan progam dan kegiatan,”tandas Sekda Ishak Ntoma.
(atk)
Berita Terkait
Cegah Urbanisasi, Pemkab...
Cegah Urbanisasi, Pemkab Bonebol Perjuangkan Model Desa Bernuansa Kota
Survei Kepuasan Masyarakat...
Survei Kepuasan Masyarakat Terhadap Pelayanan Dukcapil Sangat Memuaskan
Ini Makna Tagline Bone...
Ini Makna Tagline Bone Bolango Maju Cemerlang pada Pemerintahan Hamim
Wabup Salut Solidaritas...
Wabup Salut Solidaritas PGRI Bone Bolango Bantu Guru Korban Kebakaran
Penegakan Protokol Kesehatan...
Penegakan Protokol Kesehatan di Wilayah Tapa Dinilai Berhasil
Polres Bone Bolango...
Polres Bone Bolango Dirikan Enam Pos Penjagaan dan Pengamanan Idul Fitri
Berita Terkini
KORPRI Lebak Tantang...
KORPRI Lebak Tantang 1.700 Pelari di Ajang RUNK5BITUNG 2026
1 jam yang lalu
Momen Siswa SRMP 17...
Momen Siswa SRMP 17 Tabanan Curhat ke Prabowo
2 jam yang lalu
Tembus 16,46 Juta Pengguna,...
Tembus 16,46 Juta Pengguna, LinkUMKM BRI Sukses Dorong Pelaku Usaha Naik Kelas
2 jam yang lalu
Ciangir Disiapkan Jadi...
Ciangir Disiapkan Jadi Penampungan Kompos, Pramono Yakin 9.000 Ton Sampah Jakarta Bisa Tertangani
3 jam yang lalu
Pramono Tegaskan 2.843...
Pramono Tegaskan 2.843 Lowongan Padat Karya Program Jangka Pendek
4 jam yang lalu
Prabowo Tinjau SRMP...
Prabowo Tinjau SRMP 17 Tabanan, Disambut Yel-yel hingga Tari Kecak dari Siswa
5 jam yang lalu
Infografis
Cilia Flores, Istri...
Cilia Flores, Istri Maduro yang Disebut Otak di Balik Kebijakan Venezuela
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved